Fraksi Golkar DKI Tuding Revitalisasi Pasar Lokbin Galur Banyak Pungli

Jakarta, sketsindonews – Fraksi Partai Golkar Basri Baco sebut persoalan pedagang Lokbin Galur mengadu ke di DPRD DKI Jakarta dikarenakan ada ketidak beresan terhadap pengelolaan management pasar bahkan merebak pungli sehingga masalah protes pedagang ata kebijakan yang ‘main delet saja’.

Padahal kata Baco, pedagang tersebut sudah puluhan tahun menempati lokbin serta membayar iuran, maka dirasa aneh jika hasil revitalisasi pasar para pedagang sebanyak 40 pedagang lama justru tegusur.

“Artinya ada sesuatu hal yang salah dalam menangani persoalan pasar. Pihaknya meminta kasus ini terhadap ASN nakal harus ditindak tegas,” terang Baco, Senin (6/7/20).

Sementara Alwi (45) utusan pedagang menyatakan pihaknya telah berusaha untuk proaktif terhadap iuran melalui bank DKI tapi kenapa justru tergusur.

“Kami pedagang (warga) lokal dan telah lama menempati lokbin hingga 35 tahun, kami telah banyak melakukan upaya untuk dialog tapi tak pernah diindahkan pihak pengelola (Satpel UMKM) dan mengambil momentum revitalisasi sebagai dagang sapi hingga kios di perjual belikan,” tuding Alwi.

Pihaknya meminta Fraksi Partai Golkar untuk membantu ketidak beresan serta para oknum bermain untuk ditindak tegas, terlebih kondisi pandemi covid – 19 yang sangat derdampak pada perekonimian.

“Apakah kami harus gelar dijalan (depan) pasar mengingat revitaisasi sudah bagus tersebut sebenarnya untuk menata bukan membung produktifitas ekonomi warga yang sudah berjalan puluhan tahun,” tutup Alwi.

(Nanorame)