Home / Berita / Gafatar Mengusung Program Pangan Mandiri

Gafatar Mengusung Program Pangan Mandiri

Jakarta, sketsindonews – Anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dari DPD Sumatra Utara, Dadang hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (25/1) untuk memberikan kesaksian terkait kongres organisasi Gerakan Fajar Nusantara dan membahas program pertanian.

Baca juga: Dua Kali Sidang, JPU Gagal Datangkan Saksi untuk Menjerat Petinggi Eks Gafatar

Dalam lanjutan sidang dengan agenda keterangan saksi tersebut, Dadang mengaku dirinya sebagai anggota di daerah Sumatra Utara dan membeberkan keterangan dihadapan majelis hakim telah terbentuk struktur dan beberapa bidang tugas kerja komisi didalam organisasi yang diketahuinya.

“Komisi A: struktur; Komisi B: Ekonomi dan Komisi; C: kedaulatan pangan. Komisi C saat itu diundang dari Kementan dihadiri oleh Bapak Bondan Irawan tema saat itu krisis pangan dan saat itu pentingnya elemen bangsa saat itu program sawah,” papar Dadang.

Dia pun menjelaskan selama bergabung dengan Gafatar yang diketahui saat itu mengusung program pangan mandiri dalam sektor pertanian dan menjadikan pilot projek. Diperkirakan saat pertemuan yang diundang sekitar 20 anggota yang hadir.

Baca juga: Kepala Desa Kalimantan Jadi Saksi Sidang GAFATAR

“Kita mengambil program pangan karena kita organisasi yang diundang ide bibit padi yang diteliti,” tambahnya.

Lanjutnya, dia pun menjelaskan filosofi organisasi terbaru paska pembubaran Gafatar dibentuklah sidang dan membangun orgsnisasi. Dan dia, mepaparkan kembali dalam kongres terdakwa hanya membicarakan program kedaulatan pangan dengan tujuan mengabdi pada Bangsa.

“Negeri itu adalah makna atas hubungan spontan yang memiliki nilai-nilai antara daerah-daerah yang memiliki kesamaan dan sepanjang yang saya ingat terdakwa 3 berbicara program kedaulatan pangan mandat dari kongres itu sendiri,” urainya.

Lebih jauh, Dadang menjelaskan tentang dirinya yang pernah mengenyam pendidikan tinggi dan mengajak membangun bangsa bersama-sama dan dia meyakini ormas-ormas berasaskan Pancasila.

“Saya mahasiswa Islam. Ayo bangun bangsa ini bersama-sama. Ormas yang menjadikan nilai-nilai Pancasila untuk mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera dibawah naungan Tuhan Yang Maha Esa,” tutup Dadang. (Dw)

Check Also

Tinjau Makassar New Port, Menhub Minta Pelindo IV Tingkatkan Layanan

Makassar, sketsindonews – Pertumbuhan angkutan barang di Makassar, Sulawesi Selatan terus mengalami peningkatan pesat dari …

Watch Dragon ball super