Home / Berita / Gagalkan Dugaan Tindak Perdagangan Orang Ke Bali, Ini Kata KPAI
Komisioner KPAI Bid Trafficking dan Eksploitasi Anak, Ai Maryati Solihah

Gagalkan Dugaan Tindak Perdagangan Orang Ke Bali, Ini Kata KPAI

Jakarta, sketsindonews – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi upaya Mabes Polri gagalkan tindak pidana perdagangan orang. Tiga remaja dan dua orang lainnya berasal dari Garut, Jawa Barat.

Rencananya, mereka akan dipekerjaan di salah satu Panti Pijat Plus plus di Bali. Hal itu diungkap oleh Komisioner Bidang Trafficking dan Eksploitasi Anak, Ai Maryati Sholihah.

“Pada sore tadi (Rabu sore), kami menerima laporan dari adanya dugaan tindak trafficking. Setelah itu kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Alhamdulillah pada malam hari korban bisa diamankan di Bandara Soeta,” ucap Ai Maryati, Rabu malam(13/9).

Saat ini, pelaku dan korban sudah berada di Mabes Polri. Selain itu, KPAI juga menghimbau masyarakat jika mendapatkan dugaan-dugaan adanya tindak pidana perdagangan orang untuk melaporkan pada yang berwenang. Sehingga, jejaring pencegahan dapat diutamakan.

“Pihak kami mengapresiasi langkah penegak hukum dalam hal ini Mabes Polri yang sigap dalam mencegah tindakan trafficking,” pungkasnya.

(Red)

Check Also

Anang Serukan Ubah Tata Kelola Suporter Sepakbola Indonesia

Jakarta, sketsindonews – Tewasnya suporter Jakmania Persija Haringga Sirila akibat pengeroyokan suporter Persib Bobotoh menimbulkan keprihatinan berbagai pihak. Belajar dari peristiwa tersebut harus ada upaya perubahan dalam pengelolaan suporter sepakbola di Indonesia.

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mengaku prihatin atas tewasnya suporter Jakmania saat laga Persib versus Persija, Minggu (23/9/2018), di Bandung kemarin.

Menurut dia, seluruh pemangku kepentingan harus melakukan perubahan dalam mengelola suporter sepakbola. “Saya sangat prihatin dan berduka mendalam atas meninggalnya suporter sepakbola. Semoga ini kita dapat mengambil hikmah dari peristiwa yang memilukan ini,” ujar Anang di Jakarta, Senin (24/8).

Anang meminta agar aparat penegak hukum dapat menegakkan hukum setegak-tegaknya kepada siapa saja yang terlibat dalam pengeroyokan yang menimpa warga Jakarta tersebut.

Penegakan hukum, kata Anang, cukup penting agar memberi efek jera bagi para pelaku. “Penegakan hukum cukup penting agar tidak terjadi peristwia serupa di kemudian hari,” imbuh Anang.

Lebih lanjut musisi asal Jember, Jawa Timur ini mengungangkapkan harus ada upaya konkret untuk melakukan perubahan dalam tata kelola suporter olahraga khususnya sepakbola di Indonesia.

“Pengelolaan suporter sepakbola harus melibatkan tiga pihak sekaligus yakni organisasi suporter, pemilik klub sepakbola dan pemerintah daerah (pemda). Koordinasi itu sifatnya bukan seremonial, tapi menyangkut pembinaan termasuk diarahkan pada hal-hal kreatif lainnya,” sebut Anang.

Anang menyebutkan jika pengelolaan suprter sepkabola berjalan profesional maka dampak turunannya akan memberi nilai positif baik bagi anggota suporter, organsiasi suporter, klub sepakbola termasuk pemerintah daerah.

“Bisa dibayangkan jumlah suporter yang banyak itu jika energinya dimanfaatkan untuk hal yang positif tentu ini akan memberi nilai tambah yang positif,” tegas Anang.

Dia menyebutkan kegiatan positif dapat diaarahkan pada kegiatan kreatif yang memiliki nilai ekonomi yang tidak kecil seperti pelatihan ekonomi kreatif bagi anggota suporter yang rata-rata berusia muda dan produktif.

“Mari kita pikirkan untuk mengarahkan mereka pada aktivitas kreatif, mengikuti pelatihan peningkatan keterampilan, termasuk mendorong lahirnya kreator-kreator baru yang dikolaborasikan dengan hobi olahraganya,” harap Anang.

(Eky)

Terkait

Watch Dragon ball super