Home / Apa Kata Mereka / Gedung Asset UMKM Beralih Fungsi, Lokbin Bikin Semrawut Johar Baru

Gedung Asset UMKM Beralih Fungsi, Lokbin Bikin Semrawut Johar Baru

Jakarta, sketsindonews – Persolan Gedung sentra UMKM Johar Baru tak pernah selesai dari berbagai persoalan sebagai lokasi milik asset Dinas UMKM Provinsi DKI Jakarta.

Penuntutan ormas tertentu untuk kembali pengelola PKL di gedung UMKM tentunya di jadikan momentum, apalagi brlum lama ini sekompok ormas beraudiensi dengan Wakil Walikota Jakarta Pusar Irwandi mantan Kadis UMKM yang langsung di terima dengan masalah janji lokasi itu kembali di jadikan lokbin.

Mereka menuntut untuk kembali menjadi lokbin, yang sebenarnya kawasan itu telah berubah fungsi dari mulai ikan hias, penampungan judi, sampah dalam gedung, lahan parkir hingga fasilitas lain yang hilang ulah tangan jahil.

Sementara tanggung jawab dan kewenangan masih Dinas UMKM, Irwandi Wakil Walikota yang sementara kebijakan tingkat kota ada di Walikota yang menjadi atasan tingkat Pemkot.

Menurut Camat Johar Baru Abdul Khoir kawasan jalan depan UMKM sudah kami lakukan penataan dan penertiban, tapi kalo penertiban dalam kawasan kan bukan kewenangan kami, tukasnya.(8/10)

Apalagi menggunakan petugas trantib untuk menertibkan, apa yang mau di teryibkan dan di tata orang gedung tersebut milik asset Dinas UMKM Provinsi DKI Jakarta.

Gedung itu kosong plong dan barang rongsokan yang ada selain gedung tersebut katanya akan dilakukan rehabilitasi oleh Dinas UMKM entah kapan, ucapnya.

Kami tadinya ingin menata asset itu sebagai lokbin penampungan PKL prioritas , tapi kami dibenturkan oleh ormas yang ingin mengelola kawasan PKL dari kelompok luar (pedagang luar) Johar Baru untuk di rekrut.

Artinya itu menjadi masalah baru, tandas Khoir. Padahal kami ingin menyelesaikan masalah pedagang yang selama ini di jalan akses yang memenuhi unsur bikin kemacetan, terutama warga lokal yang berdagang, tandas Khoir.

penataan.kawasan..jalan.johar.baru.doc

Sementara pemuda Johar Baru Haris (41) mengatakan, asset gedung UMKM milik dinas hingga sekarang ini tak jelas, bahkan di tata kelolanya begitu tak terurus malah dibiarkan menjadi liar serta di manfaatkan oknum bersama ormas.

Masak pemerintah DKI Jakarta kalah sama ormas sehingga tak tegas mau dibuat apa gedung tersebut yang sejak awal diketahui pembangunan gedung telah menuai masalah yang hingga saat ini menjadi musium rongsokan, ujarnya.

Mendingan gedung itu diserahkan saja assetnya untuk di jadikan kantor lain serta di rehabilitasi untuk fungsi lain perkantoran, dari pada buat penampungan PKL di pastikan kawasan itu bermunculan beranak pinak sehingga penataan yang sudah baik oleh pemerintah Kecamatan Johar Baru tidak mubazir, jelas Haris.

reporter : inong

Check Also

Bawaslu Harus Cermati Reuni Aksi Persaudaraan 212 Yang Akan di Gelar di Monas

Jakarta, sketsindonews – Alumno 212 akan kembali menggelar aksi yangvrencananya akan menggelar di lapangan Monas …

Watch Dragon ball super