GP. Ansor DKI Jakarta Minta Gubernur DKI Jakarta Mundur

Jakarta, sketsindonews – Mantan Anggota DPRD DKI sekaligus Ketua GP Ansor DKI Jakarta Abdul Aziz menyikapi Banjir yang melanda Jakarta beberapa kali beberapa bulan terakhir ini dan itu menjadi perhatiannya akibat lemahnya Pemprov DKI melakukan antisipasi penanganan banjir.

Apa yang menjadi sikap GP Ansor dikarenakan kinerja buruk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama jajarannya sehingga terus menjadi bola panas. Ditambah, warga Jakarta juga tak puas atas statement yang dilontarkan pejabat DKI bagaimana penanggulangan banjir oleh pihak Pemprov dianggap satu hal wajar dan kondisi banjir nikmati saja.

Kata Aziz bukan itu persoalannya tapi apa langkah – langkah Pemprov dalam penanganan antisipatif banjir jakarta, dan bukan pula setelah banjir Pemprov DKI fokus pada evakuasi, para korban banjir yang dinilai tidak cukup atas kerugian material warga dalam sekejap dan berulang di alami warga Jakarta.

“Itu namanya pencitraaan bahkan kita tahu bersama Pemprov DKI selama ini tidak melakukan fundamen dasar kesiapan secara phisik terkait penanganan antisipasi hujan ekstrem,” pungkasnya, Rabu (04/03/20).

GP. Ansor pun berjanji akan seruduk Balai Kota untuk meminta Anies Baswedan dan Sekda DKI Saefullah mundur. Karena keduanya tak memperlihatkan kinerja yang baik. 

“Dari banjir di Jakarta GP ANSOR DKI meminta Gubernur DKI dan Sekda fokus penanganan banjir bukan pencitraan, ” tambah Azis.

Dia meminta Pemprov DKI, dalam penangan pasca banjir harus lebih serius dilakukan. Mengingat Gubernur dan Sekda belum ada keseriusan menangani dan mengantisipasi banjir. 

“Daerah-daerah banjir dari hasil pantauan dari Ansor DKI belum ada yang menyentuh langsung ke masyarakat DKI,” ujarnya. 

Abdul Azis memcontohkan, banyak warga yang terjangkit penyakit pasca banjir. Kali belum Dinormalisasi. Dan anggaran untuk penanganan banjir juga tidak maksimal padahal sangat penting.

“Banjir kemarin membuktikan Pemprov DKI tidak melakukan apa-apa dalam mengantispasi banjir,” tegasnya.

Untuk itu, Ansor memimta Pemprov DKI mampu menyiapkan sarana dan prasarana pasca banjir.

Abdul Azis juga berjanji,  akan melakukan seruduk ke Balai Kota bersama-sama semua Cabang Ansor se-DKI untuk meminta mundur Gubernur dan Sekda.

“Kami akan demo untuk meminta mundur Gubernur dan Sekda,” pungkasnya.

(Nanorame)