Back

Media Terpercaya

GP Ansor DKI : Sikapi Harga Masker, Pemprov Sekalian Saja Buka Gerai – Gerai di Mall

Jakarta, sketsindonews – Abdul Aziz Ketua GP Ansor DKI Jakarta menghimbau kepada Pemprov DKI Jakarta dalam hal Dinas Kesehatan DKI mengenai antisipasi serta pengetahuan edukasi di Masyarakat secara langsung untuk di libatkan unsur rumah ibadah dalam memberikan rasa nyaman dalam menjadikan basis informasi.

Saat ini banyak kesimpang siuran di tengah masyarakat proteksi penyebaran virus corona bagi warga Jakarta dalam membangun ketenangan maupun meyakinkan bahwa virus ini mampu di cegah dengan pemahaman masyarakat itu sendiri.

Pemprov itu harus menjadikan sarana ibadah menjadi basis gerakan jangan pula Pemprov justru sebaliknya memanfaatkan momen wabah virus corona tidak sungguh membantu warga Jakarta.

GP Ansor DKI menghimbau kepada pihak terkait baik DINKES atau pun Pemprov agar melibatkan masjid dan Musholla sebagai basis informasi terhadap kasus virus CORONA tersebut.

Masjid dan Musholla itu lebih efektif dalam meredam kepanikan masyarakat soal kasus virus CORONA ini. Alasannya, kata Azis pertama setiap hari para tokoh agama itu selalu mengajar dan memberikan ceramah tentunya ini juga bisa di berikan masukan soal CORONA agar masyarakat tidak panik.

Kedua masjid dan Musholla ini basis agama yang fungsi nya sebagai pusat pengingat kepada Tuhan agar selalu waspada tapi juga jangan tergesa-gesa. “Dan kami berharap agar semua unsur di sinergikan agar semua bisa sama-sama di jauhkan dari virus tersebut,” ujarnya, Kamis (05/03/20).

Secara kongkrit kami akan membantu mensosialisasikan tentang pencegahan dan bagaimana agar masyarakat tidak terlalu panik terhadap virus tersebut.

GP Ansor Sikapi Harga Masker

Hal paling mendasar pula kata Azis lebih lanjut, kalo distribusi masker sesungguhnya vital bagi masyarakat namun dilakukan Pemprov sendiri dengan cara menjual dengan nilai 300 ribu per box. “Ini sungguh memberatkan masyarakat,” terang Azis.

Pemprov DKI harus tegaslah minta pemerintah pusat, jangan kesedian masker dari Pemprov DKI menjual dengan harga fantastic.

“Anggaran DKI itu besar ini untuk kebutuhan masyarakat justru sebaliknya, sekalian saja Pemprov DKI Jakarta untuk membuka gerai – gerai di Mall atau buka agen (berjualan masker) biar dapat untung lebih banyak sehingga masyarakat berbondong – bondong beli masker dan sanitizer produk DKI,” tutup Azis.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.