Home / Artikel / Gubernur Anies : Kontribusi Polusi Jakarta Faktor Kendaraan Bermotor

Gubernur Anies : Kontribusi Polusi Jakarta Faktor Kendaraan Bermotor

Jakarta, sketsindonews – Gubernur Anies Baswedan, mengatakan polusi udara di Ibukota Jakarta, hanya dapat terlihat bersih pada saat Bulan Syawal, akhir tahun atau awal tahun. Lantaran, dimana pada saat itu warganya banyak yang pergi ke luar kota atau tidak melakukan aktivitas.

“Bukan karena bulannya memang, tapi kondisi seperti ini kita akan dorong agar Jakarta bebas polusi setiap saat,” ucap Anies, saat menghadiri acara Gerakan Uji Emisi Kendaraan Bermotor Untuk Udara Bersih Kota Jakarta, di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (17/12)

Dikatakan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut, hingga saat ini tercatat penyumbang terbesar polusi udara adalah kendaraan motor. “Karena itu, melalui kegiatan yang di selenggaran Dinas Lingkungan Hidup ini, saya menghimbau warga bisa dapat melakukan uji emisi kendaraannya,” papar Anies.

Acara ‘Gerakan Uji Emisi Kendaraan Bermotor Untuk Udara Bersih Kota Jakarta’, yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, tersebut dilakukan tanpa ada pungutan biaya atau gratis. Baik kendaraan pribadi milik warga, maupun kendaraan dinas milik sejumlah pejabat DKI Jakarta untuk ikut antri untuk dilakukan uji emisi.

uji emisi kendaraan dki. doc

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan tujuan kegiatan sebagai pencanangan kembali uji emisi kendaraan bermotor di lingkungan Pemprov DKI dan menjadi sebuah gerakan bersama di masyarakat dalam rangka mengendalikan pencemaran udara.

“Pelaksana ini diterapkan juga dengan menggunakan aplikasi sehingga dapat diketahui hasilnya secara langsung,” jelas Isnawa.

Kualitas udara di DKI Jakarta beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang menurun. Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor menjadi salah satu penyebab meningkatnya kemacetan dan pencemaran udara di Indonesia, khususnya Jakarta.

Peningkatan jumlah dan jenis kendaraan bermotor menyebabkan meningkatnya jumlah emisi yang dikeluarkan berupa karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), Nitrogen Oksida ( NO ), dan debu.

Pencemaran udara berdampak buruk terhadap kesehatan manusia, sehingga diperlukan program kegiatan pengendalian pencemaran udara dari sumber kendaraan bermotor.

Apalagi menjelang perhelatan olahraga tingkat dunia Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan tahun depan di Jakarta, dimana para atlet dunia tentu memerlukan udara yang baik dalam uji bertanding.

Dalam rangka mewujudkan program pengendalian pencemaran udara khususnya pembatasan emisi gas buang kendaraan penumpang milik masyarakat, maka dilaksanakan kegiatan Uji Emisi Kendaraan Bermotor Gratis di Kemayoran.

Tambah Isnawa, dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan animo masyarakat pemilik kendaraan bermotor terhadap kegiatan uji emisi di lingkungan Provinsi DKI Jakarta dan dapat menjadi sebuah gerakan bersama di masyarakat.

Mari kita ajak masyarakat uji emisi, sambil dirinya berpesan pantun,

“Pergi Ke Kemayoran Naik Taksi
Lihat Patung Ondel-Ondel Keren Sekali
Ayo Kita Semua Uji Emisi
Biar Udara Jakarta Bebas Polusi

reporter : nanorame

 

Check Also

Sukses Ramadhan 1439 H dan Kantibmas Menjadi Prioritas Citra Bhayangkari Johar Baru

Jakarta, sketsindonews – Terkait kondisi Bangsa terkait isu teror membuat warga tak aman dalam menjalankan …

Watch Dragon ball super