Home / Artikel / Gubernur DKI Anies Harus Segera Lantik Eselon II Untuk Target DKI Raih WTP

Gubernur DKI Anies Harus Segera Lantik Eselon II Untuk Target DKI Raih WTP

Jakarta, sketsindonews – Rotasi, promosi dan mutasi yang di janjikan Gubernur DKI Anies Baswedan urung di lakukan secara besar – besaran, sepertinya para pejabat di lingkungan Pemprov DKI menanti dengan tak sabar, gusar (galau) yang kini berdampak pada kineeja PNS serta penyerapan anggaran anggaran yang tidak maksimal.

Apa yang menjadi kendala restrukrisasi organisasi menjadi terbengkalai, disinyalir kebijakan Gubernur sebelumnya  saat Ahok dan Gubernur Djarot Syaiful Hidayat menjabat pernah melakukan mutasI besar-besaran pada 2015-2017, ternyata meninggalkan jejak berupa kosongnya 500 lebih jabatan eselon III di tingkat provinsi, kabupaten dan kota di DKI Jakarta.

Jabatan yang kosong tersebut adalah jabatan Kepala Bidang (Kabid) da Kepala Bagian (Kabag).

“Data yang saya peroleh, kosongnya jabatan itu juga karena pada 2015-2017 ada Kabid dan Kabag yang pensiun, namun tidak langsung digantikan,” kata Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah saat di temui sketsindonews.com. (9/11)

Diakui, kosongnya 500 lebih jabatan eselon III ini ikut menjadi penyebab mengapa penyerapan APBD 2017 pada triwulan I – III 2017 dan penyerapan APBD 2018 pada triwulan I dan II, rendah, karena Kabid dan Kabag umumnya juga merangkap sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk program-program/proyek-proyek yang ditangani SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah).

“Karena itu Gubernur Anies harus segera mengisi jabatan-jabatan itu agar APBD terserap secara optimall yang menjadi target prioritas, katanya.

Meski demikian ketua Budgeting Metropolitan Watch (BMW) ini mengatakan, berdasarkan informasi yang ia dapat, BKD (Badan Kepegawaian Daerah) dan Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) sebenarnya telah melakukan seleksi untuk mengisi jabatan-jabatan tersebut, dan telah pula memilih pejabat mana yang direkomendasikan untuk mengisinya.

Namun, jelas Amir, hingga hari ini Anies belum memberikan persetujuan, apalagi menerbitkan SK Pengangkatan terhadap beberapa nama yang sudah di meja Gubetnur Anies.

“Saya belum tahu apa alasannya, karena belum bisa berkomunikasi dengan dia,,” imbuh Amir.

Pengamat ini berharap Anies harus segera melantik dalam pengisian jabatan eselon III ini sebagai prioritas, karena Anies punya tugas berat, yakni mempertahankan opini WTP (wajar tanpa pengecualian) dari BPK atas laporan keuangan DKI 2017.

“Jangan sampai karena banyak jabatan kosong, kinerja SKPD tidak maksimal akibat banyak program/proyek tidak dapat direalisasikan, laporan keuangan mendapat WDP (wajar dengan pengecualian),” pungkasnya.

reporter : nanorame

Check Also

Garda Perawat Kebangsaan Selenggarakan Arrow Training Calon Pemimpin Bangs

Jakarta, sketsindonews – Lembaga pendidikan yang bertujuan untuk membentuk karakter kepribadian yang handal siap menjadi …

Watch Dragon ball super