Home / Artikel / Habib Rizieq Akan Diperiksa Terkait Rencana Makar 212

Habib Rizieq Akan Diperiksa Terkait Rencana Makar 212

Jakarta, sketsindonews – Pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Syihab akan diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus makar yang melibatkan Sri Bintang Pamungkas.

Sebelumnya kuasa hukum Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Kapitra Ampera telah menyatakan bahwa Rizieq tidak terlibat dalam dugaan makar tersebut.

“Kalau (aksi) 212 itu rencana makar oleh Rizieq, sudah selesai republik itu. Hancur itu Jakarta kalau Rizieq komandokan,” kata Kapitra di Polda Metro Jaya, Senin, 30 Januari 2017. Menurut dia, hal tersebut menjadi bukti bahwa Rizieq tak ada hubungan dengan gerakan makar para tersangka.
Rizieq rencananya akan diperiksa oleh penyidik Subdirektorat Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 1 Februari 2017 mendatang. Ia akan dimintai keterangan terkait pertemuan-pertemuan dengan sejumlah tersangka makar.

Meski begitu, Kapitra mengatakan hal itu tak bisa dijadikan alasan keterlibatan Rizieq dalam aksi makar. “Pertemuan itu kan banyak sekali, kan dia (Rizieq) sering diundang dalam acara diskusi,” kata dia.

Jika benar Rizieq terlibat, menurut Kapitra, seharusnya peserta aksi bela Islam 212 akan melakukan gerakan untuk menjatuhkan pemerintah atau makar.

Namun nyatanya, tak gerakan ke arah makar tersebut. Padahal, kata Kapitra, saat itu Rizieq bisa dengan mudah mengarahkan massa. “Orang-orang di massa 212 itu hanya terpengaruh sama Rizieq,” ujarnya.(dikutip laman tempo.co)

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan sempat mengatakan para tersangka makar akan memanfaatkan aksi demonstrasi 212. Ia menyebut ada massa cair yang berpotensi dimanfaatkan bagi kepentingan beberapa pihak.

Pada akhirnya, Polda Metro Jaya mencokok 8 tersangka atas dugaan makar sehari sebelum aksi 212 pada 2 Desember 2016 lalu itu dilakukan. Dari 8 tersangka, hanya Sri Bintang Pamungkas yang saat ini telah ditahan.

Pada Rabu, 1 Februari 2017 esok, Polda rencananya akan memeriksa tiga orang saksi lain, yakni Rizieq Syihab, Sekretaris Jenderal FPI Munarman, dan Ketua Umum GNPF-MUI Bachtiar Natsir.(*)

Check Also

Apa Kata Kang Yayat, Usia Jakarta 491 dan Persoalan Klasik Yang Tak Pernah Tuntas

Jakarta, sketsindonews – HUT DKI Jakarta ke – 491 Kota Jakarta seharusnya bukan semakin tua, …

Watch Dragon ball super