Home / Berita / Habib Rizieq Diprotes Jadi Saksi Sidang Ahok
Foto istimewa Basuki Tjahaja Purnama Atau Ahok saat jalani sidang (Foto: merdeka.com)

Habib Rizieq Diprotes Jadi Saksi Sidang Ahok

Jakarta, sketsindonews – Sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali digelar di auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, selasa (28/2).

Sidang ke 12 kali ini semakin menarik karena menghadirkan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq yang selama ini cukup keras menuntut agar Ahok segera ditahan, sebagai saksi ahli Agama.

Dalam sidang, Kuasa Hukum Ahok sempat mengajukan keberatan jika Habib Rizieq dijadikan saksi ahli. Karena menurut salah satu pengacara Ahok, Humprey Djemat saksi yang di hadirkan pernah dijatuhi hukuman. “Beliau (Habib Rizieq) adalah residivis,” ujarnya.

Serta beberapa masalah yang menimpa Habib Rizieq juga jadi pertimbangan Humprey, dimana saat ini sejumlah laporan tindak pidana sedang diarahkan ke Habib Rizieq. Setidaknnya, menurut Humprey ada 3 kasus yang mereka ketahui sedang dilaporkan.

Menanggapi hal tersebut, Jaksa mementahkan protes tersebut dengan menyatakan bahwa tidak ada hubungan kehadiran Rizieq sebagai saksi dengan pribadi Rizieq.

Jaksa menjelaskan bahwa perkara yang sedang berjalan tersebut bukan permasalahan pribadi Ahok dengan Rizieq. “Setiap warga negara berhak menjadi ahli meskipun pernah menjadi terpidana. Kami berharap majelis menolak keberatan penasehat hukum,” tutur jaksa.

Akhirnya majelis hakim memutuskan Rizieq tetap bisa didengar keterangannya dan keberatan penasihat hukum ditolak. (Eq)

Check Also

Gubernur DKI Anies Lantik 16 Pejabat, Hilangkan Dikotomi Loyalis dan Ahokers

Jakarta, sketsindonews – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sepertinya ingin menghilangkan di kotomi terkait pejabat yang masih Ahokers atau bukan (loyalis) hal ini setelah Anies melakukan rotasi pejabat dilingkungan Pemprov DKI sebanyak 16 pejabat yang dilantik ternyata mayoritas Ahokers.

“Ada bagusnya juga pak Anies mengangkat Ahokers”. Kata Amir Hamzah Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW)

Sepertinya Gubernur DKI ingin menghilangkan dikotomi antara Ahokers dan loyalisnya di lingkungan Pemprov, terang Amir (25/9)

Namun, Amir berharap, rotasi pejabat kali ini tidak hanya sekedar memindahkan masalah dari satu tempat ke tempat lain. “Semoga saja  dengan adanya rotasi ini, pembangunan dan penyerapan anggaran bisa berjalan baik. Akan jadi hal yang sia-sia (rotasi) bila hanya menggeser persoalan dari satu tempat ke tempat lain,” jelasnya.

Disisi lain, menurut Amir, dengan adanya rotasi pejabat hari ini, Gubernur Anies Baswedan berarti sudah bisa menyelesaikan persoalannya dengan KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara). “Persoalan dengan KASN berarti sudah clear,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Anies Baswedan sempat berseteru dengan KASN terkait rotasi pejabat dilingkungan Pemprov DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Amir juga mendorong Anies untuk mempertimbangkan kembali puluhan pejabat yang dicopot sepihak Ahok. Padahal sebagian dari mereka sudah lolos mengikuti lelang jabatan yang dilakukan Ahok.

Sejumlah mantan pejabat itu diantaranya, Mahendra (wakil kepala Bappeda), I Gede Sonny (Kepala BPPBJ), Ahmad Sotar (Sekretaris DPRD), dan Syamsudin Noor (walikota Jakarta Selatan).

Ini Dia Pejabat Yang Dilantik

Pejabat Eselon II 

1) Irwandi sebagai Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Pusat Jabatan sebelumnya: Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan DKI Jakarta

2) Ali Maulana Hakim sebagai Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara Jabatan sebelumnya: Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta

3) Junaedi sebagai Wakil Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu

4) Blessmiyanda sebagai Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa DKI Jakarta

5) Andri Yansyah sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta Jabatan sebelumnya: Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta

6) Adi Ariantara sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan DKI Jakarta Jabatan sebelumnya: Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta

7) Djafar Muchlisin sebagai Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta

8) Ismer Harahap sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang

9) Yuli Hartono sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Lingkungan Hidup

10) Yudi Amiarno sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu

11) Tri Kurniadi sebagai Sekretaris BKSP Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur

Pejabat eselon III 

1) Suzi Marsitawati sebagai Kepala Bidang Pertanaman Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta

2) Atika Nur Rahmania sebagai Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta

3) Nurjannah sebagai Kepala Suku Badan Pengelola Aset Daerah Kota Administrasi Jakarta Selatan

4) Wahyu Dianari sebagai Kepala Bidang Pengendalian Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta

5) Ricki Marojahan Mulia sebagai Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas Perindustrian dan Energi Provinsi DKI Jakarta

reporter : nanorame

 

Terkait

Watch Dragon ball super