Home / Berita / Metropolitan / Hadapi Cuaca Ekstrem Tahap II, Penanganan Banjir Titik Rawan di Jakarta Pusat Harus Tuntas !

Hadapi Cuaca Ekstrem Tahap II, Penanganan Banjir Titik Rawan di Jakarta Pusat Harus Tuntas !

Jakarta, sketsindonews – Antisipasi dini musim penghujan dan cuaca ekstrem tahap II di tahun 2021 Pemerintah Kota Jakarta Pusat sejak dini bahas penanganan titik rawan lingkungan banjir.

Awal musim penghujan ekstrem bulan Januari – April 2021 titik banjir menjadi evaluasi untuk segera dilakukan penanganan banjir serta antisipasi rawan titik banjir dan dapat tertangani selain tercatat Kecamatan Tanah Abang menjadi penting untuk penanganan dan solusi.

Rakor banjir langsung di pimpin Wali Kota Jakarta Pusa Dhany Sukma dengan pembahasan langsung secara tekhnis kordinasi secara terpadu dengan para skpd, para camat dan lurah didampingi Asisten Perekonomian dan pembangunan setko Jakarta Pusat di ruang pola Kantor Walikota Jakarta Pusat jalan Tanah Abang I, Senin (31/5/21)

Dhany Sukma menerangkan, di Jakarta Pusat, ada tiga titik yang menjadi prioritas penanganan banjir diantaranya, Petamburan, Bendungan Hilir (Benhil), dan Karet Tengsin. “Upaya kami yaitu memperbanyak kolam olakan,” ujarnya.

“Selain itu, pompa-pompa air nya juga akan dioptimalkan,” tandas Dhany.

Sedangkan, di Banjir Kanal Barat (BKB), tambah Dhany, rembesan atau bocoran juga akan diperbaiki. “Untuk Kali Krukut Pegangsaan akan dilakukan peninjauan bersama dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), Sumber Daya Air (SDA) dan intansi terkait yang nantinya membuat langkah-langkah antisipasi baik yang sifatnya jangka pendek maupun jangka panjang,” katanya.

Lanjut dia mengatakan, adanya usulan tambahan dari camat, tentang genangan yang terjadi di Jalan Sudirman-Thamrin, menurutnya, catatan genangan ini segera dihimpun kemudian ditinjau di lapangan agar senantiasa ini segera ditangani dengan serius untuk tidak timbulkan persoalan.

“Saya berharap para pejabat yang hadir di sini merupakan suatu organisasi pemerintahan yang tujuannya untuk mempercepat penanganan jika terjadi genangan air. Koordinasi kolaborasi intensif sebelum terjadi harus segera dilakukan,” tegasnya.

“Karena kita adalah tim dalam menjaga fungsi untuk bergerak sehingga komunikasi itu sangat penting untuk semua,” pungkasnya.

Evaluasi banjir hingga penanganan tekhnis musim ekstrem dilakukan untuk menangani berbagai cara bukan saja mengoptimalkan pompanisasi, tapi pembuatan kolakan segera dituntaskan seperti area pemakaman Karet Bivak, Kolakan ITC Cempaka Mas, Kali Sentiong Paseban, Kali Sentiong Johar Baru, jalan Gunung Sahari Raya hingga saluran tali – tali air lingkungan.

Begitu pula monitoring seluruh pompa di pintu air dan under pass untuk segera di telisik hingga dipastikan bekerja maksimal dalam bekerja menyeditan debet air nantinya.

“Jangan lagi menjadi kasus terulang ! langkah kongkrit semestinya segera di laksanakan apa yang menjadi tujuan dalam rakor merupakan masukan wilayah itu menjadi pekerjaan secara prioritas,” tegas Dhany.

(Nanorame)

Check Also

Polda Banten Siapkan Dapur Umum Bagi Warga Terdampak Gempa

Pandeglang, sketsindonews – Polda Banten mendirikan dapur umum dan tenda pengungsi bagi korban gempa yang …

Watch Dragon ball super