Home / Artikel / Hadeh, Benarkah Anggota PPSU Malas Bekerja, Lurah Tidak Monitor

Hadeh, Benarkah Anggota PPSU Malas Bekerja, Lurah Tidak Monitor

Jakarta, sketsindonews – Benarkah Petugas Sarana dan Prasarana (PPSU) malas bekerja dan kadang nongkrong saat bekerja hingga bermalasan dalam menata wilayah mengenai kebersihan lingkungan, jalan hingga got mampet.

Dalam rapim sempat diancam oleh Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Sujanto Budiroso dimana katanya PPSU malas dan itu harus di pecat alias diganti, ujar Sujanto di hadapan para peserta rapim di Kantor serbaguna Walikota Jakarta Pusat. (8/5)

Bahkan Asisten Pemerintahan (Budiroso)  dan Sekertaris Kota Jakarta Pusat (M. Iqbal) rencananya akan mengumpulkan seluruh anggota PPSU se Jakarta Pusat entah kapan untuk di berikan peringatan hasil temuan atau hanya sekedar himbauan untuk di ceramahin.

Sketsindinews.com sempat menyusuri betulkah anggota PPSU malas dan para Lurah tidak monitor dalam sistem pelaporan mengenai hasil pekerjaan PPSU yang di targetkan dalam bekerja secara cepat melaporkan hasil via andorid gadget.

Sebut saja Budi (35) anggota PPSU salah satu Kelurahan di Jakarta Pusat, apa yang dikatakan sebenarnya tidak benar, selama ini kami bekerja sistem pelaporan serta penangan yang multi fungsi, ujarnya.

“Prioritas kami sudah pasti jalan protokol untuk tetap clean dari sampah ataupun pohon jatuh yang selalu kami sapu hingga 3 kali dalam periodik yang sama dengan kelompok yang sudah terbagi.”

Terkait dengan temuan itu, Asisten Pemerintahan Jakarta Pusat , A. Sujanto Budiroso mungkin hanya lintas, jadi kalo saat itu kosong arau tidak ada petugas PPSU mungkin kami istirahat atau pergantian shift sehingga terlihat kosong.

“Jika kami dikumpulkan anggota PPSU se Jakarta Pusat kami juga siap apalagi di sebut Kelurahan mana temuan itu ada dan melihat sehingga itu menjadi pelajaran semua PPSU yang dianggap kami bekerja malas.”

Wajar saja, ucap Budi. Kami (PPSU) di evaluasi yang jelas selama ini kami terus di monitor oleh Lurah, bahkan korwil yang sudah di bagi oleh Lurah termasuk staff yang di kordinir leading sektor Kasie Sarpras.

Sementara, Lurah Petojo Utara, Amadeo menyatakan, pihaknya sudah seringkali mengingatkan kepada PPSU bekerjalah yang rajin.

“Kita sudah mengingatkan agar PPSU pada jam kerja. Kalau ingin istirahat harus melihat situasi dan kondisi,” katanya.

“Mereka, PPSU bekerja dibagi perzona dengan shif pagi dan sore yang membersihkan lingkungan meliputi 8 RW dan 99 RT,” ucap Amadeo.

reporter : inong

 

Check Also

Kembali Penjual Hewan Qurban Musiman Kuasai Trotoar Mas Mansyur

Jakarta, sketsindonews – Kembali penjual kambing musiman kuasai trotoar jalan KH. mas Mansyur padahal pemerintah …

Watch Dragon ball super