Home / Artikel / Hasil Gumregah, Fasilitas Jalan Lingkungan Swakola Tercetus di Kebon Kosong

Hasil Gumregah, Fasilitas Jalan Lingkungan Swakola Tercetus di Kebon Kosong

Jakarta, sketsindonews – Hasil obrolan santai warung kopi hasilkan sebuah tema “Gumregah’ terbersit ide gagasan dengan para inisiator oleh para penggiat lingkungan RT 001/RW 06 Kelurahan Kebon Kosong.

Yah kami sadar wilayah kami terbelakang oleh sebuah kebijakan karena ketimpangan pembangunan, maka mereka berkumpull (Joko Sarjono, Cary Greant, Abdi Syara, Budi P, dan Chillan) dalam mensiasati perbaikan lingkungan, ujar Supardiono (21/7)

Jalan berlubang lingkungan kami merupakan pandangan yang tak elok, itu harus diselesaikan, akhirnya kami sepakat untuk melakukan swakola perbaikan jalan lingkungan sejauh 300 M, drainase (saluran got mampet) serta tanaman pot yang sudah berantakan untuk kami perbaiki.

Pihak Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) yang mengcleam HPL tak pernah melakukan perbaikan dan hanya janji, sisi lain sementara warga terbelengu oleh eksosistem yang semakin rusak tidak sehat karena tak ada perbaikan infrastruktur dan lingkungan, tambah Supardiono.

Sementara Abdi Syara menyatakan, musrembang buat kami hanya mimpi dimana RW 06 konon terkena pengembangan HPL PPKK Kemayoran.

Tapi itu tak membuat kami surut, alhasil perbaikan tata lingkungan dengan sistem saweran warga dalam.pendanaan serta dibantu dengan pihak Satpel Bina Marga Kecamatan Kemayoran dapat direalisasikan, tukasnya

Hasil limbah (kerikil, spreet) jalan masih bisa dimanfaatkan dalam perbaikan sarana lingkungan dengan cakupan meliputi RT 006, 011, 004, 012, 013, 014 RW 006 Kelurahan Kebon Kosong.

Joko Sardjono aktivis penggiat lingkungan menyatakan, direncanakan bila jalan telah selesai , kami telah melaksanakan konsultasi dengan Lurah Syamsul.Maarif awal Agustus 2017 akan dilaksanakan kerja bakti massal karya mandiri untuk wilayah RW 005 sampai RW 013.

Pihak Kelurahan berjanji akan meminta 5 alat Excavator SDA (Sumber Daya Air) untuk menormalisasi saluran PHB di beberapa titik

Dia menyatakan, bahwa wilayah RW 006 merupakan kampung iklim dan salah satu titik Adipura, maka diharapkan warga RW 06 untuk saling asah asih asuh, menjaga kebersihan.

Selain nantinya pemerintah akan melakukan perbaikan dan penambahan sumur resapan ukuran 1x2x0.20 M sebanyak 100 titik di wilayah ini.

reporter : nanorame

 

 

Check Also

Ingub No.10 Tahun 2016 Percepatan Johar Baru Hanya Menguntungkan Pihak Ketiga

Jakarta, sketsindonews – Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus politisi partai Hanura Veri Yonevil saat menyinggung …

Watch Dragon ball super