Home / Berita / Metropolitan / Haul ke – 2 M. Jassin Sang Maestro Cello Musik Clasic, Hadir Para Budayawan, Impian Karyanya Menjadi Inspirasi Seniman Tanah Air

Haul ke – 2 M. Jassin Sang Maestro Cello Musik Clasic, Hadir Para Budayawan, Impian Karyanya Menjadi Inspirasi Seniman Tanah Air

Jakarta, sketsindonews – Peringatan Haul ke -2 mengenang Maestro music Cello Almarhum M. Jassin Burhan Bin Muhammad yang merupakan warga jalan Gondangdia Dalam Lama III (Barel) Menteng di hadiri para seniman besar seperti Ridwan Saidi (Budayawan), Gandung Bondowoso dosen Senior IKJ, Iwan Aswan Pelukis Senior IKJ ikut hadir bersama para seniman lainnya, Rabu (19/5/21).

Menurut Gandung, almarhum M. Jassin merupakan sosok yang konsisten dalam menjalankan profesi music dan menjadi suri tauladan bagi para seniman lainnya bukan saja beliau mampu melakukan karya – karya music klasik tapi dirinya juga dapat menyatukan kolaborasi dengan aliran music apapun termasuk seni lukis untuk dijadikan pentas saat acara.

“Music clasik buat dirinya sudah menjadi roh cara bermusik bahkan mampu mengeksplore dinamika peradaban dari jaman ke jaman dalam mengaranger sebuah aliran music,” ujarnya.

“Sangat langka seorang maestro music Cello terus bertahan hingga hayatnya mampu terus berkarya bersama para budayawan lainnya untuk memajukan music bagian dari hidup serta mengalirkan pemikiran modern bagi para insan musik maupun masyarakat kekinian, dengan tidak ditelan waktu,” papar Mas Gandung.

Lain lagi ungkapan Iwan Aswan Pelukis Senior menambahkan, “perjalanan dengan beliau alamarhum belum terpenuhi hingga saat ini karena waktu pula beliau lebih cepat meninggalkan kita pada tahun 2019.”

“Kami para seniman hingga saat ada agenda besar untuk melaksanakan sebuah festival musik, tari dan lukisan dengan berbagai potensi di tampilkan dalam satu area sehingga mampu diterjemahkan menjadi inspirasi orang serta pemikiran musik menjadi karya modern klasik,” ungkapnya.

Spot – spot Festival Chicago (Cikini Kali Pasir Gondangdia) dan pagelaran musik klasik konteporer dengan pernik budaya menjadi impian para budayawan untuk bisa berlangsung terlaksana sehingga menjadi ikonik ditengah perkembangan jaman.

“M. Jassin sang maestro music hingga saat ini para seniman lain pun mengakui dia sosok yang inspiratif selain mampu membuat karya penuh makna sehingga hingga saat ini sang maestro M.Jassin selalu dikenang,” ucap Aswan.

Sementara istri Almarhum Bunda Dayanti (day) mengatakan saat kenangan dengan sang suami hingga saat ini setelah meninggalnya beliau para seniman masih berkumpul dirumahnya dalam menjalin kemajuan budaya dan music.

Beliau almarhum sosok suami yang kekeh dalam melakukan permainan musik cello menjadi bagian hidupnya sehingga para seniman pun digandeng untuk melakukan satu kolaborasi mewujudkan sebuah pagelaran karya atau festival dimanapun.

Hingga saat ini Cello miliknya menjadi inspirasi dan terpasang dengan rapi terawat karena hanya benda ini bisa menjadi kenangan bukan saja untuk dirinya selaku sang isteri namun menjadikan inspirasi bagi para pemudik klasik lainnya.

Mungkin nanti entah kapan cello miliknya ini akan menjadikan satu “legend” dalam setiap event music apapun terpasang termasuk beberapa karya musik arranger musiknya bisa di tampilkan dalam sebuah media festival musik klasik akbar bersama para budayawan, tutup Dayanti.

(Nanorame)

Check Also

TNI AL LANAL BABEL Laksanakan Vaksinasi Di Atas Perahu Nelayan KBN Dusun Sukal Desa Belo Laut

Babel, sketsindonews – Lanal Bangka Belitung Posal Muntok kembali melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis kedua bagi …

Watch Dragon ball super