Home / Artikel / HUT Ke – 50 BPJS Kesehatan : Kacab BPJS Jakarta Pusat Layani Langsung Peserta JKN – KIS

HUT Ke – 50 BPJS Kesehatan : Kacab BPJS Jakarta Pusat Layani Langsung Peserta JKN – KIS

Jakarta, sketsindonews – Dalam rangka HUT BPJS Kesehatan Ke – 50 komitmen BPJS melakukan pelayanan terbaik bagi peserta JKN – KIS yang di kelola BPJS sebagai prioritas utama.

Rangkaian inipun tak luput para Direksi BPJS Kesehatan selain  rangkaian kunjungan di beberapa Kantor Cabang BPJS hingga merekapun langsung terjun melayani langsung warga masyarkat peserta JKN – KIS yang datang berkunjung.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Jakarta Pusat, Eddy Sulistijanto saat hadir usai melayani peserta JKN-KIS di Kantor Cabang Jakarta Pusat, kepada wartawan mengatakan, kegiatan eksekutif frontliner ini merupakan salah satu wujud komitmen kami dalam menjaga dan mengoptimalkan mutu pelayanan kepada peserta JKN-KIS.(3/7)

eddy. kacab.bpjs. jp.layani.jkn-kis.doc

Yang utama kepuasan dan loyalitas peserta menjadi prioritas kami. Untuk itu, ke depannya kami berharap para Duta BPJS Kesehatan makin terpacu untuk memaksimalkan layanan, ujarnya.

Kualitas layanan tidak boleh stagnan karena ekspektasi peserta akan terus meningkat,” Dengan layanan yang baik kami berharap peserta JKN – KIS akan lebih terpacu “trust” terhadap BPJS Kesehatan secara utuh.

Sudah empat tahun program jaminan Kesehatan berjalan di kelola dengan baik oleh BPJS terus menjadi harapan bagi masyarakat.

“Sehingga kami pun turun langsung dalam rangka kesempatan tersebut dalam tugas frontliner BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan langsung kepada peserta JKN-KIS khususnya di Loket Fast Track (Pelayanan Cepat)”.

Lanjut Kepala Cabang BPJS Eddy  Sulistijanto ” berinteraksi dan melayani langsung peserta JKN-KIS tentu menjadi kesan tersendiri bagi kami.

Tugas frontliner sebagai garda terdepan pelayanan peserta JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan memiliki tantangan tersendiri,” tandas Eddy.

kacab.bpjs.jp..eddy.s.melayani.jkn.kis.

Kita tahu bersama sebagai catatan penting jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang menerapkan sistem jaminan sosial, pertumbuhan peserta program jaminan kesehatan di Indonesia terbilang amat pesat.

Jika hanya dalam waktu 4 tahun, program JKN-KIS telah meng-cover hampir 80% dari total penduduk Indonesia.

Sebagai pembanding, negara yang menjalankan program jaminan sosial sejak lama seperti Jerman, sekitar 120 tahun, baru meng-cover 85% populasi penduduk. Austria menjalankan selama 79 tahun dan meng-cover 99% populasi penduduk.

Sementara Jepang memerlukan waktu 36 tahun dan Belgia membutuhkan 118 tahun untuk mencakup 100% populasi penduduk.

“Saat ini program JKN-KIS telah menjadi program jaminan kesehatan terbesar di dunia, jika melihat jumlah kepesertaannya yang telah melampaui 198,8 juta dan dilaksanakan melalui pendekatan single payer institution, ini luar biasa jelasnya.

“Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah hingga tercapai cita-cita Universal Health Coverage (UHC) alias Cakupan Kesehatan Semesta, sehingga nantinya seluruh penduduk Indonesia akan terlindungi oleh jaminan kesehatan JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan”.

Oleh karenanya, semangat Duta BPJS Kesehatan untuk mengabdi pada negeri tak boleh surut. Pelayanan prima harus tetap jadi yang utama,” kata Eddy.

eddy.s.kacab.bpjs.jp.melayani.doc

Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan kesehatan telah bekerja sama dengan 22.247 FKTP yang terdiri atas 9.881 Puskesmas, 5.023 Dokter Praktik Perorangan, 5.473 Klinik Non Rawat Inap, 643 Klinik Rawat Inap, 20 RS Kelas D Pratama, serta 1.207 Dokter Gigi.

Sementara itu di tingkat FKTRL, BPJS Kesehatan telah bermitra dengan 2.397 RS dan Klinik Utama, 1.607 Apotik, dan 1.079 Optik, paparnya.

reporter : nanorame

Check Also

Kalahkan Kejahatan Dengan Kasih Tuhan

Roma 12: 9-21 Renungan, sketsindonews – Kasih ini mesti dimulai dari dalam dulu, karena, tidak …

Watch Dragon ball super