Home / Artikel / Ibu, Wanita Terhebat

Ibu, Wanita Terhebat

sketsindonews – Seiring aku bertambah dewasa, tanpa aku sadari kau pun semakin menua. Sebagai anak termuda dan merupakan anak perempuan satu-satunya, aku belum bisa sepenuhnya membuat kau bangga dan bahagia. Aku sibuk dengan segala urusanku, tanpa peka terhadap letihnya seorang Ibu.

Entah sudah berapa kali aku merepotkan. Entah sudah berapa banyak tetes air mata yang terjatuh dibalik senyuman. Namun kasih sayang dan pengorbananmu seakan tak pernah surut meski kulit kian keriput.

Jasa dan perjuanganmu sungguh luar biasa. Ketika aku dalam masa balita, apapun yang aku butuhkan selalu meminta Ibu untuk memenuhinya.

Permintaan yang terkadang sulit untuk diwujudkan dan tidak jarang disertai dengan tangisan. Namun, dengan senyuman yang tulus, Ibu tetap berusaha memenuhi permintaan tersebut. Ketika aku sakit, Ibu adalah orang yang paling cemas dan berusaha memberikan perawatan terbaik demi kesembuhanku.

Ketika aku berada dalam bahaya, Ibu adalah orang yang pertama kali maju ke depan, rela menjadi tameng untuk melindungiku. Ketika aku remaja dan tumbuh dewasa, berbagai kenakalan yang dilakukan tidak pernah membuatmu lelah dan menyerah dalam memberikan nasihat. Meskipun jarang nasihat tersebut aku ingat.

Aku teringat waktu aku masih usia belia, aku merengek untuk bisa ke rumah salah satu tanteku di Bekasi karena merasa jenuh di rumah dan ingin bermain bersama sepupuku. Padahal jarak rumahku ke rumah tanteku cukup jauh dan saat itu waktu sudah malam tetapi Ibu dengan sabarnya menuruti keinginanku. Lalu kami berangkat dengan menggunakan transportasi umum.

Di sepanjang perjalanan, Ibu berinisiatif membelikanku permen dan kalung mainan yang dijual pedagang asongan untuk menghiburku. Disitu aku merasa bahwa seorang Ibu akan melakukan apapun jika itu membuat anaknya bahagia.

Teringat pula saat aku bertengkar dengan kakak laki-lakiku yang tempramental. Ketika itu dengan tiba-tiba kakakku menamparku hingga bibirku berdarah. Padahal Ibu sudah berusaha mencegah. Lalu aku menangis di pelukan Ibu. Ibu membelaku, mengusap air mataku, dan membersihkan lukaku.

Disaat seperti itu, hanya kau yang mengerti perasaanku dan selalu berusaha melindungiku. Aku tidak tahu harus dengan cara apa berterimakasih padamu. Sebongkah berlian pun aku rasa tak cukup. Kasih sayang dan pengorbananmu terlalu mahal untuk dibayar karena segala kekuranganku pun selalu kau hadapi dengan sabar.

Maafkan aku jika sampai saat ini aku hanya bisa merepotkan, tidak semua kata-katamu aku dengarkan, dan tidak semua perintahmu aku jalankan. Tapi aku berjanji untuk selalu berusaha memperbaiki diri dan berbakti.

Ibu adalah wanita terbaik. Kau selalu menjagaku dengan kasih sayangmu. Kau pun selalu menenangkanku ketika aku bersedih dan membuatku bangkit dari setiap kegagalan yang aku alami.

Ibu adalah malaikatku. Mengandung, melahirkan, dan membesarkanku dengan penuh cinta dan pengorbanan. Harapan demi harapan di dalam doa kau tuangkan. Aku ingin menjadi anak yang shalihah agar nantinya bisa membantu membawamu ke surgaNya.

Dimana surga merupakan hadiah terindah melebihi dunia dan seisinya. Mungkin aku belum bisa memberimu harta dan membalas jasa. Namun percayalah, Ibu satu-satunya wanita yang tak pernah lupa aku sebut dalam doa.

Untaian doa aku sampaikan dengan segenap cinta kepada Sang Pencipta agar Dia senantiasa melindungimu, memberikanmu kebahagiaan dan keselamatan di dunia hingga surgaNya.

Mohon bersabar ya, Bu.. anakmu yang manja ini sedang berproses untuk berubah menjadi lebih baik. Namun tetap apa yang aku lakukan tidak akan sebanding dengan apa yang telah dilakukan Ibu kepadaku.

Aku berharap dan berdoa agar waktuku memberikan manfaat untuk Ibu. Tetap berikan dukungan terbaikmu, Bu. Sejukan hatiku dengan lembutnya kasih sayangmu.

Iringi selalu langkahku dengan doamu karena keberhasilan yang aku raih pasti tak luput dari doa dan ridhomu, wanita terhebatku.

(Nickie Almira)

Check Also

Luka Terus Menyala Discripsi Ramadhan

Sahur Hari Ketujuh Jakarta, sketsindonews – Sahur di hari 7 di bulan Ramadhan 1439 H …

Watch Dragon ball super