Home / Artikel / Ingat !! Musrenbang Sektor SDM Jangan Terlupakan Dalam Usulan

Ingat !! Musrenbang Sektor SDM Jangan Terlupakan Dalam Usulan

Jakarta, sketsindonews – Usulan Musrenbang non fisik seharusnya juga menjadi perimbangan dalam rangka mendorong pemberdayaan masyarakat lokal yang berkualitas baik skill dalam menghadapi persaingan global.

Secara jeli masyarakat Kelurahan Mangga Dua Selatan (MDS) Kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat mendorong dan mentargetkan warganya bisa berbahasa inggeris untuk bisa berkomunikasi dalam persaingan global.

Ini sangat penting bagi warga lingkungan, yang secara strata kehidupan wilayah itu merupakan base perekonomian dan perdagangan, ucap Setyanto Lurah Mangga Sua Selatan saat usai Musrenbang.

Setyanto menyatakan, biar warganya bisa speak english lah, dimana kemampuan masyarakat bisa bersaing dengan tumbuhnya ekonomi pangsa pasar bebas, maka program ini di usulkan di musrenbang.” ucapnya.(8/2)

Usulan ini muncul dari warga RW 09 baik untuk klas anak – anak maupun usia remaja hingga bisa menjadi duta, transletter, atau bisa – bisa menjadi guide.

Sambung Setyanto musrenbang yang dilaksanakan hari ini membahas 83 usulan dari 12 RW meliputi 128 RT.

“Dari 83 usulan, total alokasi anggaran mencapai 8.821.000.000 Milyar meliputi kegiatan fisik dan non fisik. dan usulan kegiatan fisik yang paling terbanyak yaitu perbaikan saluran air dan perbaikan jalan.”

Sedangkan, untuk kegiatan non fisik, kata Setyanto diantaranya meliputi pelatihan Tataboga, mengemudi SIM A dan pelatihan bahasa Inggris.

Ada 83 usulan diantaranya 2 usulan yang ditolak seperti pemasangan cermin cembung untuk penempatan lokasi alamatnya karena tidak jelas.

Sementara Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna dari Universitas Trisaksakti mengatakan, musrenbang sektor non fisik juga harus pula menjadi prioritas justru ini harus di dorong dalam usulan musrenbang

Ingat, itu SDM jangan di lupakan dalam membangun masyarakat lokal yang berkualitas sehingga akurasi pelaksanaan dapat tetukur tepat guna  dalam anggaran yang menjadi harapan warga, jelas Yayat.

“Karena untuk sektor fisik tekhnorat SKPD secara rutin sudah melakukan yang menjadi kegiatan rutinitas baik program perawatan pekerjaan baik jalan, penerangan jalan maupun saluran”.

Warga justru hal yang baru program peningkatan pemberdayaan (SDM)  untuk dikembangkan dalam pengembangan kualitas lokal yang tangguh untuk dilatih serta di salurkan sesuai keterampilan usaha yang dimiliki nantinya, tandas Yayat

Kasudin Bina Marga Jakarta Pusat Sukowibisono menyatakan hal serupa, pihaknya sebenarnya sudah memprogramkan pada sektor phisik yang sudah menjadi tupoksi rutin dalam perbaikan jalan.

Tidak perlu juga ada usulan warga karena pihaknya dalam menata jalan itu dengan pola sistem terintegrasi bukan sepotong – sepotong dalam pekerjaan, ucapnya

Usulan itu justru bisa kita akomodir dalam lingkungan dengan pola “scraft” apa yang kerap kali dilakukan oleh satgaspel kami di Kecamatan.

reporter : nanorame

Check Also

Ingub No.10 Tahun 2016 Percepatan Johar Baru Hanya Menguntungkan Pihak Ketiga

Jakarta, sketsindonews – Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus politisi partai Hanura Veri Yonevil saat menyinggung …

Watch Dragon ball super