Home / Berita / Ini Naskah Dukungan Anak Kolong Terhadap Ahok-Djarot

Ini Naskah Dukungan Anak Kolong Terhadap Ahok-Djarot

Jakarta, sketsindonews – Dalam sehari, Rumah Aliansi Djarot (RADJA) yang dipimpin oleh Reynhard Joshua Napitupulu memfasilitasi ex relawan Agus-Sylvi dan Anak Kolong mendeklarasikan diri untuk mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat agar menang dalam pilkada.

Deklarasi dukungan tersebut dilakukan, di Jalan A. Latief Rt 01/Rw 07, Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (15/4), pertama kali oleh Jaringan Santri Indonesia (JSI) pada pukul 10:00 wib.

Lalu dilanjutkan dengan deklarasi Anak Kolong yang terdiri dari Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI), Forum Komunikasi Keluarga Besar Baret Merah (FKKBBM), serta ada juga relawan Agus-Sylvi. Sebagai bentuk dukungan, dalam acara yang dimulai sekitar pukul 16:45 tersebut, Anak kolong membacakan naskah deklarasi.

Berikut naskah aslinya:

Naskah Deklarasi Dukungan Relawan AHY dan F KKBBM (Forum Komunikasi Keluarga Besar Baret Merah) untuk Pasangan Basuki-Djarot

Assalaamu ‘Alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh.

Syukur alhamdulillah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, semoga kita selalu berada dalam bimbingan dan perlindungan-Nya … Aamiin Yaa Robbal “Aalamiin

Pemilihan Gubernur merupakan salah satu peristiwa demokrasi bagi warga DKI Jakarta dalam menentukan pilihannya. Melalui Pemilihan Gubernur secara langsung inilah warga masyarakat DKI dapat mempelajari bagaimana karakter, pemikiran, gagasan program, dan komitmen dari masingmasing pasangan calon.

Pada Pemilihan Gubernur DKI putaran pertama, kami menggunakan hak pilih kami sebagai warga DKI untuk mendukung Pasangan Calon nomor urut 1, yaitu Pasangan Agus-Sylvi yang kami anggap dapat membangun DKI Jakarta menjadi lebih baik.

Pada masa kampanye putaran pertama, isu SARA telah mewarnai dan mengotori kebebasan demokrasi khususnya di wilayah DKI Jakarta, dan itu masih berlanjut di masa kampanye putaran kedua, bahkan terasa semakin gencar dan mengkhawatirkan. Tidak jarang juga adanya pemaksaaan kehendak pilihan oleh pejabat publik (RT, RW, dst.) yang kemudian menjadi teror politik dan berujung pada perlakuan diskriminatif kepada mereka yang berbeda pilihan.

Belum lagi pelarangan kegiatan kampanye yang dapat memicu konflik sosial di antara warga. Hal ini tentu memunculkan kekhawatiran dan rasa takut di masyarakat yang pada akhirnya menjadi momok menakutkan bagi kehidupan berdemokrasi dan menjadi ancaman bagi keutuhan bangsa.

Kami selanjutnya sadar, hal ini sudah bukan lagi pertarungan politik, namun sudah menjadi pertarungan IDEOLOGI. Pemilihan Gubernur DKI Jakarta kali ini sudah ditunggangi oleh kelompok-kelompok tertentu yang disinyalir berkeinginan untuk mengganti atau merubah falsafah dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu Pancasila.

Untuk itulah, kami dari Relawan AHY dan Forum Komunikasi Keluarga Besar Baret Merah secara sadar dan penuh tanggung jawab dengan semangat yang sama yaitu semangat persatuan dan kesatuan, dengan ini menyatakan kebulatan tekad kami dengan sepenuh hati untuk memberikan DUKUNGAN SUARA kepada Pasangan Nomer Urut 2 yaitu Basuki-Djarot (BaDja) pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua.

Wassalaamu ‘Alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh.

Terima Kasih

Check Also

Nurhasan Inisiasi Konflik Pembebasan Lahan Pelabuhan Patimban Menjadi Prioritas Nasional

Subang, sketsindonews – Rombongan kunjungan kerja spesifik dari komisi V DPR RI, didampingi oleh kementerian perhubungan, kementerian PU, dirjen perhubungan laut, dan lainnya sampai di Pelabuhan Patimban, Subang, Jumat (22/9), kedatangan mereka disambut langsung oleh PLT Bupati Subang.

Tujuan kunjungan spesifik ini yaitu memastikan berjalannya segala perangkat dalam pembangunan pelabuhan Patimban. Pelabuhan ini diharapkan dapat memberi support pada pelabuhan Tanjung Priok.

Kunjungan ini diinisiasi oleh anggota DPR RI di dapil tersebut, yaitu Nurhasan Zaidi. Ia menyebutkan pembangunan ini berpotensi meningkatkan perekonomian jangka panjang masyarakat Subang.

“Jelas meningkatkan ekonomi, namun hal penting dan tujuan saya pribadi datang kesini yaitu untuk menyelesaikan konflik pembebasan lahan,” ujarnya.

Masyarakat mengeluhkan harga pembebasan lahan yang kurang layak. “Saya anak petani disini merasa harga yang diajukan sangat murah,” kata salah satu warga.

Nurhasan menyepakati dan menanggapi bahwa harga Rp. 300 ribu itu tidak pantas ditukar dengan lahan disini yang sangat subur.

“Kami sepakat dengan modernitas, namun masyarakat harus tetap jadi prioritas, insya Allah kami akan perjuangkan sekuat tenaga” tambah politisi PKS ini.

Hasil dari kunjungan ini akan dibawa pada pembahasan terakhir di DPR, sebagai keputusan final. “Kunjungan ini saya inisiasi dan semoga masyarakat melihat keseriusan kami yang ingin menyelesaikanya,” tambah Nurhasan.

“Kami mengubah jadwal yang sebelumnya ke Lombok menjadi ke Patimban karena kami sudah jadikan ini sebagai prioritas nasional,” tutup Nurhasan.

(Red)

Terkait

Watch Dragon ball super