Home / Artikel / Isu Jual Jabatan di DKI Menjadi Sorotan KASN

Isu Jual Jabatan di DKI Menjadi Sorotan KASN

Jakarta, sketsindonews – Isu Jual jabatan kini terus mencuat setelah sebuah video wawancara di medsos tayang pada 3 April 2019, dimana tayangan tersebut pernyataaan sebuah video Di YouTube Ketua Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) Sofian Effendi terunggah.

Dalam video membicarakan soal adanya praktik jual beli jabatan di tubuh lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Kata dia,“Tarifnya untuk menjadi Kepala-Kepala Dinas di DKI itu akan membuat saudara terkejut juga,” ungkap Sofian dalam wawancara tersebut.

Menurut dia, cost dalam deal semua praktik jual beli jabatan di DKI jumlahnya sekitar Rp 60 an triliun, ungkapnya.

Mengomentari pernyataan tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah meyakini bahwa Ketua KASN Sofian Effendi belum membuka semua data. “Tak mungkin KASN menyatakan dahsyat bila tidak mengantongi data,” tegas dia.

Artinya jika sudah sampai diviralkan dalam satu media di publik mengartikan sebuah data valid jika memang itu disusuri.

Amir juga meyakini, KASN secara diam-diam sudah berkomunikasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait hal itu. “Rencana bentuk pansus (panitia khusus-red) oleh DPRD DKI Jakarta bisa seiring dengan data KASN,” tutur dia.(4/4)

Persoalan jual beli jabatan, sambung Amir, diakui sejumlah pejabat di Pemprov DKI. “Saya kira (pejabat dimaksud-red) sudah lapor KASN, tapi masih penyempurnaan data di internal KASN,” imbuh dia.

Ia juga merasakan masih ada yang ditutupi KASN. Sebab, belakangan ini sudah ada pendaftaran untuk seleksi 17 jabatan eselon dua di lingkungan Pemprov DKI. “Kemungkinan akan jadi sorotan KASN,” pungkas Amir.

Tunggu saja apa langkah KPK terhadap isu jual beli jabatan Di DKI Jakarta selain langkah KSN menyikapi peryataan Sofiyan Efendi.

nanorame

.

Check Also

PANGDAM 1/BB Mendukung Penuh Pelaksanaan HPN 2023

Sumut, sketsindonews – Pangdam I/BB, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, SE, MSi mendukung penuh berjalannya …

Watch Dragon ball super