Back

Media Terpercaya

Jaksa Agung Lantik Tiga Pejabat Eselon I

Jakarta, sketsindonews – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin hari ini melantik tiga pejabat tinggi di Kompleks Kejaksaan Agung, Jumat (28/02/20) pagi.

Para pejabat yang dilantik adalah Jaksa Agung Muda bidang pidana khusus (Jampidsus), Ali Mukartono, Jaksa Agung Muda bidang pidana umum (Jampidum), Sunarta dan Staf Ahli bidang Pembinaan, Mangihut Sinaga.

“Selamat kepada saudara Ali Mukartono, selaku Jampidsus, Dr. Sunarta selaku Jampidum dan Mangihut Sinaga, selaku Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Pembinaan,” ujar Burhanuddin dalam sambutannya.

Untuk diketahui posisi Ali Mukartono sebelum menjabat Jampidsus, dia juga sebagai pimpinan Jampidum. Posisi Ali Mukarto sebagai Jampidsus yaitu menggantikan Adi Toegarisman yang telah memasuki purna tugas.

Sedangkan jabatan Jampidum sendiri disi oleh Sunarta. Ali Mukartono adalah jaksa penuntut umum kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, pada 2016 lalu. 

Jaksa Agung ST Burhanuddin berharap agar Ali dapat menjalankan tugasnya dengan baik, khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi.

Apalagi, dalam waktu dekat Indonesia akan menghelat Pilkada Serentak 2020. Ia meminta agar penanganan korupsi di masa-masa tersebut tidak dipolitisir dan dimanfaatkan kelompok politik manapun.

“Proaktif untuk menciptakan sistem anti korupsi bagi perbaikan tata kelola pemerintahan,” kata Burhanuddin kepada Ali dalam pelantikan.

Selain itu, Jaksa Agung pun menitipkan agar penanganan perkara terkait dana desa dapat dilakukan secara hati-hati. Ia menegaskan agar Ali dapat menghindari upaya pencari-carian kesalahan dalam penanganan perkara.

“Sedapat mungkin mengutamakan langkah pencegahan sebelum melakukan langkah penindakan, sehingga dampak tidak tersalurkannya dana desa dapat diminimalisir,” katanya.

Sebagai informasi, saat ini Jaksa Agung Muda Pidana Khusus sedang menangani sejumlah kasus megakorupsi di Indonesia. Salah satunya, perkara terkait dengan tindak pidana korupsi yang menjerat PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Hingga saat ini, perkara tersebut belum rampung. Namun, setidaknya enam orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang dalam proses penyidikan. Pasalnya, kasus korupsi tersebut diduga merugikan negara hingga Rp17 triliun.

Atas hal itu, Burhanuddin menitipkan agar Jampidsus dapat segera merampungkan perkara itu. Ia pun optimis bahwa Ali dapat menyelesaikan tugasnya dalam penanganan korupsi Jiwasraya.

“Pasti karena kalau saya pilih ya tentunya yang mampu dan insyaallah pak Ali akan sama polanya dengan pak Adi (Jampidsus sebelumnya),” imbuh dia.

(Sofyan Hadi)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.