Home / Berita / Jampidmil adalah Keniscayaan Diera Demokrasi

Jampidmil adalah Keniscayaan Diera Demokrasi

Jakarta, sketsindonews – Hadirnya jaksa agung muda bidang militer atau Jampidmil di era demokrasi adalah keniscayaan untuk menguatkan lembaga Kejaksaan Agung. Sebab kehadiran Jampidmil dianggap “manjur” untuk menyelesaikan kasus-kasus di bidang militer.

Jampidmil adalah struktur baru di lingkungan Kejakgung setelah Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) 15/2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia.

Posisi Jampidmil, diatur dalam Pasal 25 A dan B yang membantu Jaksa Agung dalam menjalankan kewenangan melakukan penyidikan, dan  penuntutan di bidang pidana militer. Dalam Pasal 62 A, Jampidmil jabatan di bawah Jaksa Agung yang memungkinkan diisi dari dua jalur.

Melalui karier jaksa pegawai negeri sipil, ataupun prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang memiliki kompetensi penyidikan, maupun penuntutan di bidang pidana militer.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum, Kejagung Leonard Ebenezer menerangkan, Perpres tersebut diketahui terbit  11 Februari 2021.

Tetapi dikatakan Ebenezer, Kejagung masih menunggu pelaksanaan teknis internal, terkait jabatan penyidikan dan penuntutan baru di bidang pidana militer tersebut. “Nanti, penunjukkan dan pelaksanaan teknis akan diterbitkan peraturan lebih lanjut pelaksanaannya,” ujarnya di Jakarta, Jumat (19/2/21).

Ebenezer, pun menerangkan, belum mengetahui apakah nantinya Jampidmil tersebut akan diisi oleh jaksa dari internal kejaksaan, atau dari militer. Yang pasti, Ebenezer menerangkan, pos Jampidmil tersebut nantinya, akan membawahi penyidikan, dan penuntutan terkait dengan tindak pidana militer. 

“Misalnya, ada perkara, koneksivitas jaksa militer akan ikut melaksanakan fungsi penyidikan, dan fungsi penuntutan kejaksaan,” jelas Ebenezer.

Sementara itu menurut Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr Masyhudi menuruturkan, hadirnya Jampidmil merupakan wujud Kejaksaan kian mendapat perhatian dari masyarakat sehingga dapat membantu penyelesaikan perkara di bidang militer.

“Luar biasa, semoga membuat Adhyaksa semakin dikenal rakyat dan juga dikenal dikalangan militer,” katanya saat dimintai pendapatnya, Minggu (21/2/21).

Ia pun berharap dengan adanya Jampidmil di lingkungan Kejaksaan akan mampu meningkatkan sinergitas dan siloditas antara Kejaksaan dan lembaga militer. Semoga.

(Sofyan Hadi)

Check Also

Ucapkan Selamat Ultah buat Jokowi, LaNyalla Optimis RI Keluar dari Pandemi

Jakarta, sketsindonews – Presiden Joko Widodo memasuki usia yang ke-60 tahun, Senin (21/6/21). Ketua DPD …

Watch Dragon ball super