Home / Artikel / Jangan Hapus IKM – JP Yang Ada Sama Saja Tidak Mendukung Program Unggulan Gubernur DKI

Jangan Hapus IKM – JP Yang Ada Sama Saja Tidak Mendukung Program Unggulan Gubernur DKI

Jakarta, sketsindonews – Paguyuban PKL Jakarta Pusat tetap akan terus membangun penataan PKL – IKM (Industri Kecil Mandiri) yang selama ini mempunya kontribusi bagi pemerintah DKI dalam mendukung retribusi daerah.

Jadi tak ada itu kaitan dengan JP yang sudah diusulkan untuk di hapus oleh Pemkot Jakarta Pusat, apalagi keterkaitan dengan progran unggulan OK OC yang terus di kembangkan oleh pemerintah DKI Jakarta, ujar Linda sekaligus pengurus Paguyuban dan Pengelola Kuliner Pecenongan Jakarta Pusat.

Tambah Linda, tim evaluasi JP harusnya berani dan mendukung terkait fasum fasos yang selama ini banyak difungsikan oleh para PKL – IKMl untuk dibenahi.

Jangan lagi karena ada aduan sepihak, dianggap tak layak untuk bersaing membangun penataan lokasi, justru dianggap tak layak bahkan untuk di hapus kata Linda di Hotel Alila saat refleksi PKL bersama wartawan, jalan pecenongan Jakarta.(10/6)

Sementara Ketua Paguyuban PKL Jakarta Pusat Slamet Riyadi ditempat yang sama menambahkan, kegiatan bukber yang diadakan bersama Wartawan Jakarta Pusat untuk menjalin silaturahmi kemitraan selain menyikapi realisasi program Gubernur DKI yang ada dalam upaya pembinaan Dinas UMKM DKI Jakarta untuk terus terbangun secara legalitas.

Selama ini banyak yang tidak illegal, justru dibiarkan oleh pemerintah karena pembiaran yang ujungnya tak ada kontribusi justru menjadi pungli oleh organisasi bekerja sama oknum yang tak jelas.

Pemerintah seharusnya perlu secara konsisten terkait binaan UMKM sendiri bersama Paguyuban PKL untuk menjadi kesatuan utuh dalam berperan secara sinergi secara baik bukan hanya secara kuantitatif tapi kwalitas penataan untuk merubah secara baik.

Pada kesempatan pertemuan tersebut, Slamet sempat menyinggung empat (4) lokasi Eks JP yang diusulkan dapat disetujui sesuai program unggulan Gubernur dan Wagub Provinsi DKI Jakarta, Anies-Sandi yang selama ini trlah kami tata secara baik sscara administratif.

“Jangan di hapus bila pemerintah DKI Jakarta punya tanggung jawab terhadap usaha mandiri bagi warganya.”

Menciptakan lapangan pekerjaan dan wirausaha baru merupakan program unggulan Anies-Sandi,” jelas Slamet.

Di Jakarta Pusat terdapat  kurang lebih ada sebanyak 52 Loksem yang diusulkan pada tahun ini. Termasuk empat lokasi pedagang yang baru, dua lokasi di wilayah Cempaka Putih dan dua lokasi lainnya yaitu di Gambir.

“Kita berharap Tim terpadu tingkat kota menilai secara obyektif dan profesional. Karena sudah ada protapnya dan tidak boleh ada campur tangan dari pihak lain,” tandasnya.

Meski demikian, jika Tim yang diketuai Asisten Perekonomian dan LH Jakarta Pusat melakukan penghapusan, kata Slamet, sama saja mereka tidak mendukung program unggulan yang selama ini terus didengungkan Anies dan Sandi.

reporter : inong

Check Also

Tukang Sapu Tuprok Jadi Anggota Dewan Kota, Siapa Dia…

Jakarta, sketsindonews – Garis hidup serta bagaimana mendapatkan pengakuan publik bukan perkara mudah, apalagi terkait …

Watch Dragon ball super