Home / Lifestyle / Kesehatan / Jangan Simpan Obat Sirup dalam Kulkas, Ini Kata Dosen Farmasi Universitas 17 Agustus Jakarta

Jangan Simpan Obat Sirup dalam Kulkas, Ini Kata Dosen Farmasi Universitas 17 Agustus Jakarta

Jakarta, sketsindonews – Mungkin Anda pernah mengalami dan menyimpan obat sirup dalam kulkas dengan alasan agar awet dan tidak rusak. Cara ini ternyata tidak tepat. Menurut Dosen Program Studi Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi, Universtas 17 Agustus 1945 Jakarta, Yelfi Anwar, M.Farm.,Apt, obat memiliki stabilitas yang berbeda-beda tergantung dari karakteristik masing-masing bahan obat.

“Kalau simpan obat, sesuaikan dengan stabilitas masing-masing obat. Ada obat yang harus disimpan pada suhu ruang dan ada yang harus disimpan dalam lemari pendingin. Nah obat sirup itu harus dicek dulu, harus disimpan pada suhu ruangan atau di lemari pendingin. Jangan asal simpan di kulkas. Tanyakan cara menyimpannya kepada apoteker atau dokter saat membelinya, ” ujar Yelfi Anwar, M.Farm.,Apt, saat bersama sejumlah mahasiswa profesi apoteker dalam kegiatan penyuluhan di SMPN 140 Jakarta.

Ahli farmasi ini juga mengingkatkan agar membuang obat yang tidak dibutuhkan lagi dengan cara menguburnya dalam tanah.
“Cara membuang obat yang benar, keluarkan dari kemasannya kemudian dihancurkan dan dikubur dalam tanah. Tetapi kalau obat golongan antibiotik harus dikubur dengan kemasannya, ” lanjut Anwar.

Terhadap para siswa dan guru SMP 140 Jakarta, dosen dan para mahasiswa profesi apoteker ini juga memberikan penjelasan metode DAGUSIBU sebagai cara yang benar untuk mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat.

“Dapatkan obat dengan benar di apotek dan berkonsultasi dengan apoteker agar mendapatkan obat yang aman, berkualitas, dan bermanfaat. Gunakan obat dengan benar dengan cara berkonsultasi dengan apoteker. Obat jenis antibiotik misalnya, harus diminum sampai habis untuk mencegah timbulnya resistensi, ” ujar salah sau mahasiswi profesi apoteker, Venidora Kau Suni.

Veni menambahkan, Simpan Obat dengan benar, dengan membaca aturan penyimpanan obat pada kemasan dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. Lalu satu lagi, buang obat dengan benar. Obat tablet dan kapsul dihancurkan dan dicampur dengan tanah, dimasukkan ke plastik, lalu dibuang. Untuk obat antibiotik dibuang dengan kemasannya.

(Eky)

Check Also

Garuda: Zaken Kabinet Baru Harus Diisi Profesional dan Kaum Muda

Jakarta, sketsindonews – Ketua Umum Gerakan Relawan Untuk Demokrasi (Garuda), Reynhard Joshua Napitupulu meyakini bahwa pasangan …

Watch Dragon ball super