Home / Berita / Joko S Tjandra Ajukan Banding

Joko S Tjandra Ajukan Banding

Jakarta, sketsindonews – Pasca vonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, terhadap taipan Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra selama 4 tahun dan enam bulan penjara.

Kuasa hukum Joko S Tjandra, Soesilo Ariwibowo memastikan taipan pelbagai rupa perusahaan akan mengajukan upaya hukum banding.

“Pak Djoko sudah mengajukan permohonan banding atas putusan PN Jakarta Pusat kemarin terkait dengan suap fatwa, maupun suap terkait dengan DPO. Itu sehari setelah putusan,” ujar Soesilo Aribowo kepada wartawan, Senin (12/4/21).

Menurut dia, saat ini kasus masih proses banding. “Kita mempersiapkan memori banding. Dan tentu saja menunggu juga salinan putusan dari kemarin,” sambungnya.

Mengenai alasan banding, ia mengatakan karena nota pembelaan Djoko Tjandra sama sekali tidak dipertimbangkan argumentasi-argumentasi. 

“Terutama mengenai yurisdiksi, tindak pidana, itu ada lima,” katanya. “Kami berpendapat itu sebenarnya terjadi ada di luar indonesia.”

Sedang alasan terkait action plan, disebutnya kliennya sejak awal menolak action dan seharusnya persiapan perbuatan pidana dianggap tidak ada.

“Pemberian uang terkait fatwa itu, sebenarnya adalah permintaan Andi Irfan Jaya, untuk membuat action plan itu, Pak Djko harus DP dulu. Nah sementara kalau tidak ada action plan, kan tidak ada kegiatan berikutnya. tetapi, akhirnya action plan itu kan dibatalkan oleh Pak Djoko,” katanya.

Hukuman itu terkait perkara suap pengurusan fatwa MA dan penghapusan red notice atau Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Sementara terkait uang penghapusan red notice, Soesilo mengagakan Djoko Tjandra tidak ada hubungan dengan Tommy Sumardi serta pejabat Polri seperti  Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo.

“Pak Tommy juga tidak pernah bercerita soal itu. Jadi hubungannya antara Pak Djoko dan Pak Tommy Sumardi. Itu sebenarnya,” ucapnya.

(Sofyan Hadi)

Check Also

Soal Kasus Tanah Cakung, Jampidum Tegaskan Tidak Kenal Paryoto

Jakarta, sketsindonews – Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung, Fadil Zumhana …

Watch Dragon ball super