Home / Artikel / Jokowi Hingga Akhir Jabatan Memiliki 222 PSN Mencapai 4.100 Trilyun

Jokowi Hingga Akhir Jabatan Memiliki 222 PSN Mencapai 4.100 Trilyun

Jakarta, sketsindonews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini memiliki 222 daftar proyek strategis nasional (PSN) plus 3 program tambahan yang nilainya lebih dari Rp 4.100 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, total daftar PSN berasal dari hasil evaluasi pemerintah pada kuartal I – 2018 setelah di evaluasi diantaranya pemerintah telah memutuskan untuk mencoret 14 proyek dari daftar PSN yang nilainya mencapai Rp 246 triliun, dan terdapat tambahan 1 usulan PSN dan 1 program tambahan.

“Sehingga dari hitung-hitungan itu, di kuartal I-2018 di-drop 14 proyek, nilainya Rp 264 triliun,” terangnya.

Berdasarkan Perpres Nomor 58 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN), tercatat sebanyak 245 proyek ditambah 2 program tambahan.

Penetapan 222 plus 3 program tambahan sekarang ini dikarenakan 14 proyek dicoret, lalu ada 10 proyek yang sudah rampung, dan 1 proyek tambahan dan 1 program tambahan, dilansir detik.com.(16/4)

Dari 14 proyek yang dikeluarkan dari daftar PSN ini antara lain adalah : proyek kereta api Jambi-Palembang, pembangunan rel kereta api Provinsi Kalimantan Timur, proyek sistem penyediaan air minum regional di Sumatera Utara, kemudian Bendungan Pelosika di Sulawesi Tenggara, lalu Kawasan Ekonomi Khusus Merauke.

Sedangkan dari hasil evaluasi kuartal I-2018, yang akan selesai pada kuartal III-2019 sebanyak 48 proyek. Proyek yang sudah dibangun namun belum beroperasi secara penuh sebanyak 94 proyek dan 1 program kelistrikan.

Kemudian, ada 86 proyek PSN dan 1 program tambahan yaitu industri pesawat terbang mulai konstruksi dan beroperasi di 2019.

Alasan pemerintah mengeluarkan 14 proyek dari daftar PSN karena seluruh proyek tersebut memang belum bisa direalisasikan.

“Perkembangannya berarti hampir tidak ada, itu bisa ada konstruksi setidaknya paling lambat Kuartal 3 – 2019”.

Kalau menterinya bilang susah untuk direalisasikan, yah itu sederhana sekali.

Kata Darmin, itu cukup masuk akal karenapemerintahan Jokowi, silakan nanti pemerintahan berikutnya yang mengevaluasi lagi.

Proyek PSN tetap dijalanlan yang sekarang ya sampai dengan ujung dari pemerintahan ini, tutup dia.(**)

Check Also

Warga Lokal Jati Bunder Datangi UMKM Jakarta Pusat, Nasib Kami Memang Jual di Trotoar

Jakarta, sketsindonews – Sebanyak 20 pedagang perwakilan Jati Bunder yang tidak kebagian dari program “sky …

Watch Dragon ball super