Home / Berita / Jurus Jitu ‘Dhany Sukma’ Belum Capai Target Partisipasi Vaksinasi Manula

Jurus Jitu ‘Dhany Sukma’ Belum Capai Target Partisipasi Vaksinasi Manula

Jakarta, sketsindonews – Jurus jitu yang di keluarkan Walikota Jakarta Pusat Dhany Sukma hingga saat ini belum mampu menggiring capaian target Vaksin Manula, bahkan diperkirakan hingga akhir Maret 2021 Pemko Jakarta Pusat belum bisa mencapai diatas 50 persen dari target manula untuk divaksin hingga tahap II.

Faktanya dalam penyusuran sketsindonews terkait perluasan lokasi vaksin di setiap Kelurahan serta ajakan vaksin bagi peserta terdaftar oleh Sudin Kesehatan masih banyak kendala.

Sementara Walikota Jakarta Pusat Dhany Sukma untuk kerap dikonfirmasi belum bisa memberikan detail jurus lain atau cara lain terhadap kendala target vaksin Manula oleh awak media dari program vaksin Nasional.

Grebek Vaksin Manula Perlu Dilakukan

Sementara Wakil Walikota Irwandi saat di tanya hal target dan kendala vaksin Manula mengakui, bahwa pihak pemko sudah lakukan beberapa upaya perluasan titik vaksin di setiap keluarahan di Jakarta Pusat, ternyata belum maksimal karena beberapa faktor.

Salah satunya Sudinkes seharusnya tidak kaku “kekeh” ikuti aturan untuk melaksanakan vaksin hanya pada manula yang perlu hal khusus cara penanganan tanpa bisa melakukan secara door to door dari rumah kerumah atau minimal dilakukan di setiap lingkungan RW.

“Satu contoh, kita sukses dengan metode “grebek lumpur” dalam penanganan antisipasi banjir dan genangan disetiap wilayah dengan seluruh potensi kita gerakan dan Jakarta Pusat berhasil baik menangani cuaca ekstrem,” paparnya, Kamis (25/3/21).

Metode ini, menurutnya bisa dipakai apabila pasar, lingkungan Kantor RW serta titik kumpul masyarakat dapat dibuka vaksin secara terbuka walau nantinya bisa didata dengan verifikasi penyesuain data kembali sehingga gairah vaksin dalam edukasi masyarakat lebih mengena atas kesadaran warga sendiri.

“Jangan kaku lah Sudin Kesehatan karena kerja bagi ASN perlu improvisasi dan kreatif seiring dinamika cara penanganan vaksin untuk warga mau mamahami dan butuh rayuan untuk mengajak, bukan menunggu di sebabkan sistem aturan yang kaku,” tambah Irwandi.

“Kita tunggu saja nanti apakah Sudinkes punya pola dan strategy lain dalam penyelesaian vaksin manula di Jakarta Pusat seiring nanti kita evaluasi oleh beberapa Sudin Tekhnis serta mengundang stake holder relawan,” tutupnya.

(Nanorame)

Check Also

Yonarhanud 10/GH Terima Kunjungan Tim Pussenarhanud

Jakarta, sketsindonews – Batalyon Arhanud 10/Gagak Hitam menerima kunjungan dari Tim Pussenarhanud Kodiklatad yang dipimpin …

Watch Dragon ball super