Home / Artikel / Kasian Deh Loh Pedagang Tasik Ketipu, Mengaku di Jamin Tak di Bongkar Bangunannya

Kasian Deh Loh Pedagang Tasik Ketipu, Mengaku di Jamin Tak di Bongkar Bangunannya

Jakarta, sketsindonews – Ternyata hasil eksekusi banyak pedagang merasakan dirugikan akibat kutipan berjalan hingga puluhan juta rupiah, padahal eksekusi itu pihak PT. KAI telah memasang spanduk lahan itu akan dibongkar oleh PT. KAI sebulan sebelumnya.

Pantauan sketsindonews di lapangan Ex, Aneka Beton Jembatan Tinggi Kebon Kacang Tanah Abang, saat berlangsungnya eksekusi oleh PT. KAI  keluh kesah pedagang akibat kutipan hingga lapak bangunan oleh oknum tertentu, akhirnya kami merenungi nasib,  ujar Hermina (37) pedagang asal padang.

Kami jelas – jelas tertipu, apalagi baru seminggu kami setor uang yang yang katanya bisa bertanggung jawab, ada kok kwitansinya.

“Bukan dirinya saja tapi banyak pedagang terkena kasus yang sama, kami minta duit saya kembali atas jaminan itu, katanya tidak dibongkar. “

Begitu pula Dewi (36) pedagan Tasik Jakarta kami merasa terombang ambing atas informasi yang di manfaatkan, tapi apa semua besi kami rubuh, kami buat kios besi ini dengan nilai uang tidak sedikit, umpat Dewi. (29/01)

eksekusi pt. kai lahan aneka beton. doc

Sementara Fadilah pengelola Tasik Beton sudah mengingatkan pihak – pihak pedagang atas ulah oknum merasa miris, artinya ada oknum yang mengaku pengelola dengan keluasan mengatas namakan pengelola akhirnya membuat pedagang tertipu, ujarnya.

“Kasian deh loh, akhirnya di tipu”, atas lahan pemanfaatan  lahan Ex. Aneka Beton ternyata banyak dimanfaatkan oleh para oknum yang berkonspirasi dengan PT. Padi Mas Realty dan security hasil yang secara illegal”

Padahal mereka tahu legalitas formal diberikan kewenangan oleh pemerintah DKI dalam hal ini pihak kami untuk mentaati aturan PT. KAI, tandas Fadilah.

Kalo sekarang di bongkar itu tandanya PT. KAI sudah melihat itu tidak benar atas penguasaan asset hingga pajak tak dibayarkan hingga keluar surat eksekusi lahan Ex. Aneka Beton.

Sementara Bentar (55) warga Kebon Kacang mengomentari,  pedagang sudah rugi tapi mereka tak tanggung jawab, atas ulah pedagang sendiri yang mau di tipu, kan jadinya ini menjadi persoalan hukum pidana atas apa yang mereka lakukan.

Menururnya, hak itu punya pedagang yang sebaiknya perlu diselesaikan, karena pedagang punya hak tuntut itu, tegas ini penipuan sampai seorang pedagang baru sehari kena 30 juta.

Padahal jelas – jelas spanduk PT. KAI itu jelas mau adanya eksekusi, ini kan namanya niat menipu, ironis memang. Kami bisa saja bisa memfasilitasi, asal para pedagabg yang telah ditipu oknum untuk buat surat kuasa untuk di laporkan pada pihak aparat Polres Jakarta Pusat, tutup Bentar.

reporter : yudi, editor : nanorame

Check Also

Kalahkan Kejahatan Dengan Kasih Tuhan

Roma 12: 9-21 Renungan, sketsindonews – Kasih ini mesti dimulai dari dalam dulu, karena, tidak …

Watch Dragon ball super