Home / Artikel / Kasih Yang Tak Bersyarat
Foto ilustrasi. (Sumber: Pendoa Sion Blog's)

Kasih Yang Tak Bersyarat

Johannes 15 : 9 – 17

Yesus memberi perintah untuk saling mengasihi.

Renungan – Tuhan lebih dahulu telah mengasihi kita,setiap orang yang hidup dalam kasih Allah, berarti meyakini dan mensyukuri kasih Allah yang telah kita terima dan alami.

Seturut dengan itu kita juga di tuntut untuk meneladani kasih Allah tersebut dengan mengasihi sesama.

Melakukan kasih memang tidaklah semudah mengatakan dan seindah mengungkapkannya, namun kasih membutuhkan hati yang tulus dan menuntut pengorbanan yang bukan segampang yang kita bayangkan.

Yesus mengajarkan kasih yang sesungguhnya yaitu kasih yang bersetandar “agave”.

Kasih agave adalah kasih yang tak bersyarat.

Kasih agave adalah sifat inti Allah, karena Allah adalah kasih. (1Yohanes 4:7-12 ; 1 Kor.13:1-13). Kasih agave bukan sekedar sebuah gerakan hati yang lahir dari perasaan, melainkan gerakan kehendak, pilihan yang sengaja di lakukan. Kasih yang berhubungan dengan ketaatan dan komitmen, dan tidak selalu dengan perasaan dan emosi.

Mengasihi seseorang adalah mentaati Tuhan dan perintahNya, demi kebaikan orang lain, mengupayakan berkat dan keuntungan orang lain untuk jangka panjang.

Sikap seperti inilah yang semestinya dimiliki setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus.

Ditengah Zaman dan situasi seperti sekarang ini,kecendrungan manusia hidup egois, mementingkan diri sendiri, mau menang sendiri dan seterusnya.

Melalui siaran TV hampir di setiap tayangan menyoroti tentang korupsi, tindakan kekerasan, pembunuhan, pemerkosaan, perselingkuhan, perceraian, ketidak adilan, dalam memberikan Bantuan langsung sementara (BLSM) tidak tepat sasaran dan tidak merata, dan sebagainya.

Kebanyakan orang kini kehilangan hati nurani untuk berbuat baik. Apalagi yang disebut dengan “Kasih”, seakan-akan merupakan suatu kebodohan dan hanya sebatas obrolan doang.

Kondisi seperti ini sudah menjadi kenyataan yang kita hadapi. Bagaimanakah kasih itu dapat kita wujudkan?Jawabannya tertulis dalam 1 Korintus 13 : 4 – 7.

Dengan demikian I Yohanes 4:20 Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.

Maka sebagai orang Kristen kasih kepada Allah dan kepada sesama adalah hukum yang paling utama dalam ajaran Yesus dan hukum itulah yang harus kita terapkan dalam kehidupan kita, Amin.

(Renungan HKBP Ujung Menteng)

Check Also

Pemuda Kurus Kerap Bikin Ulah, Polisi Tembak Kaki si Pelaku

Medan, sketsindonews – Meski masih tergolong muda namun pemuda kurus jangkung bernama Muhammad Jefri (21) …

Watch Dragon ball super