Back

Media Terpercaya

Kasus BNI, Andar Sebut Otaknya Bukan Maria, Tapi Mantan Dirut BNI 46

Jakarta, sketsindonews – Direktur LSM Government Against Coruption and Discrimination (GACD), Andar M Situmorang tanggapi upaya menghidupkan kembali Tim Pemburu Koruptor oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD.

Menurutnya, rencana tersebut hanya membuang-buang anggaran, karena tidak ada efektif.

“Pak Mahfud buat apa lagi bikin pemburu koruptor, buang-buang anggaran aja,” ujar Andar melalui sambungan telepon, Rabu (15/7/20).

Lanjutnya, jika hanya menangkap yang kecil dan tidak berhasil mengungkap kepalanya, menurut Andar lebih baik tidak usah dihidupkan lagi.

“Kasusnya LC Fiktif BNI 46 cara Diskonto Via Kantor Cabang BNI 46 Magelang dan Cabang Jakarta Selatan sejumlah 114 Lembar LC bodong di cetak di percetakan pinggir jalan,” paparnya.

“Otak nya bukan lah Maria, tapi otak Rampoknya (Mantan) Dirut BNI 46,” tambah Andar menegaskan.

Terkait korupsi, Andar juga menyinggung soal dugaan korupsi di tubuh ASABRI dan Jiwasraya.

“Kalau mau liat Korupsi ya liat ASABRI, bagaimana Pak soal ASABRI dan Jiwasaraya?,” katanya.

“Oke Jiwasraya udah dipegang Kejagung, tapi mana ASABRI 10 T, yang katanya diserahin Ke Polri, sampai saat ini tidak berjalan,” pungkas Andar.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menyatakan tim pemburu koruptor akan segera dibentuk setelah pihaknya mengantongi Instruksi Presiden (Inpres).

“Sekarang Inpres tentang tim pemburu aset dan pemburu tersangka dan terpidana koruptor dan tindak pidana lain itu sudah ada di tangan Kemenkopolhukam, sehingga secepatnya nanti akan segera dibentuk tim itu,” kata Mahfud MD dalam pernyataannya di media sosial Instagram yang dirilis Selasa (14/7/20) siang.

Menurutnya, tim itu akan melibatkan Kejaksaan Agung, Kepolisian Republik Indonesia, Kemenkumham, dan Kemendagri, karena itu juga menyangkut masalah kependudukan.

“Karena ini memang perlu kerja bareng, nggak boleh berebutan, dan tidak boleh saling sabot. Tapi berprestasi pada posisi, tugas masing-masing lembaga atau aparat yang oleh undang-undang ditugaskan untuk melakukan itu,” sebutnya, sepeti dikutip dari BBC.

(Eky)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.