Kasus Gafatar, Saksi: Setiap Anggota Jujur Dan Tidak Berbuat Asusila

Jakarta, sketsindonews – Majelis hakim dan Jaksa penuntut umum (JPU), pertanyakan saksi tentang struktur kepengurusan Gerakan Fajar Nusantara atau Gafatar saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, kamis (5/1).

Saksi yang mewakili dari daerah Jawa Timur, saat dihadirkan sempat menjelaskan kepada Majelis hakim bahwa setiap anggota harus menjalankan perjanjian tiap anggota Gafatar bersikap bermoral seperti jujur dan tidak berbuat asusila.

“Tugas utama saya wakil wilayah Jawa Timur. pimpinan, sekretaris dan bendahara. (DPP) Dewan Pengurus Pusat (nama struktur diatasnya) dan terdakwa 3 (pengurus diatas). setiap anggota berjanji tidak berdusta dan berzina,” terang saksi, Kamis (5/1).

Sidang terbuka itu juga mengurai kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh anggota Gafatar yang diutarakan saksi. Dan sempat disebutkan terkait kitab suci agama Islam.

“Yang dibawa Nabi Muhammad. S.A.W disampaikan dan saya yakin dibawa Nabi Muhammad S.A.W yaitu Al-Qur’an,” imbuh saksi.

Tidak hanya itu, dua kalimat syahadat dipertanyakan pula oleh jaksa kepada saksi saat itu dan dijawab oleh saksi dengan benar sesuai agama Islam.

“Apakah saudara dalam Islam mengucapkan dua kalimat syahadat ?,” tanya jaksa kepada saksi.

Selanjutnya, Jaksa bertanya kembali kepada saksi tentang maksud dari Tuhan semesta alam dengan Tuhan Yang Maha Esa.

“Sama saja,” singkat saksi menjawab pertanyaan jaksa.

Saksi menambahkan anggota Gafatar kerap melakukan kegiatan sosial kepada masyarakat dan mendukung pemberantasan penggunaan Narkotika dan obat-obatan terlarang.

“Kegiatan sosial, pemberantasan narkotika,” ujarnya. (Dw)