Home / Artikel / Kasus Ijazah Palsu, MA Tolak Kasasi Terdakwa

Kasus Ijazah Palsu, MA Tolak Kasasi Terdakwa

Jakarta, sketsindonews – Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan terdakwa kasus ijazah palsu Sekolah Tinggi Injili Arastamar atau STT Setia.

Seperti diketahui Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) memutus bersalah dua terdakwa yakni Rektor STT Setia, Matheus Mangetang dan Direktur STT Setia Ernawati Simbolon, pada Kamis 07 Juni 2018 silam.

Kedua terdakwa dijatuhi hukuman 7 tahun dan denda sejumlah masing-masing sejumlah Rp 1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan kurungan masing-masing selama 3(tiga) bulan dengan status tahanan kota.

Mendapat putusan tersebut, kedua terdakwa mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, dan pada 02 September 2018 lalu mengeluarkan keputusan memperkuat putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) 7 tahun Penjara, denda 1 miliar dan subider 3 bulan, sekaligus memperkuat tentang penahanan.

Selanjutnya, kedua terdakwa mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung yang menurut Kabiro Humas Mahkamah Agung, Abdullah.

Namun, tidak dapat dipastikan apakah kedua terdakwa akan menempuh proses Peninjauan Kembali atau PK. 

“Benar. (MA Menolak Kasasi,-red) PK itu upaya hukum luar biasa dan merupakan hak bagi pencari keadilan yang diatur dalam undang-undang. Kami belum tahu adanya upaya PK. Kasasi saja baru putus,” jawabnya melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (21/2).

Menanggapi hal tersebut, Juru bicara korban, Yusuf Abraham Selly mengatakan bahwa putusan tersebut merupakan berita baik untuk korban. 

“Pastinya kita mengapresiasi putusan MA, karena ini sudah menjadi harapan kita,” ungkapnya saat dihubungi, Kamis (21/2).

Selanjutnya, kata Yusuf Abraham Selly, pihaknya akan memastikan kedua terdakwa segera dieksekusi dan ditahan rutan sesuai dengan putusan pengadilan.

“Kita berharap pengadilan segera menahan para terdakwa dengan tahanan rutan, karena sudah cukup korban merasakan sakit hati mendengar kabar dimana selama menjalani tahanan kota kedua terdakwa masih bisa bebas kemana-mana,” pungkasnya.

(Eky)

Check Also

Karyawan BPJS Kesehatan Jakarta Barat Berbagi Bersama Anak Yatim

Jakarta, sketsindonews – Kantor Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Barat melaksanakan bukber bersama seluruh staff dengan …

Watch Dragon ball super