Home / Berita / Kasus Jonru, Isteri Jonru ‘Menolak’ Jadi Saksi
Isteri Jonru Ginting, Hendra Yulianti. (Dok. Tempo)

Kasus Jonru, Isteri Jonru ‘Menolak’ Jadi Saksi

Jakarta, sketsindonews – Sidang lanjutan dengan terdakwa Jon Ruah Ginting alias Jonru atas kasus ujaran Kebencian di gelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (30/1) dengan agenda mendengarkan kesaksian.

Persidangan kali ini ada dua saksi yang di hadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) namun keduanya tidak hadir yang hadir hanya saksi isteri dari Jonru sendiri.

Kuasa Hukum Jonru, Dedi Suhardadi, S.H. mengatakan bahwa saksi yang di hadirkan Jaksa yakni Pegawai dan Mantan Pegawainya Jonru namun dua orang itu tidak hadir, yang hadir hanya isterinya Jonru.

“Tadi Pas di buka persidangan Hakim menanyakan kepada saksi, kenal dengan terdakwa? Di jawab kenal, itu suami saya,” ujar Dedi.

Menurutnya, tadi Majelis Hakim juga menegaskan Sesuai dengan KUHAP pasal 168 point c  beliau (isteri) bisa menolak.

“Ibu mau menolak atau melanjutkan? Isteri Jonru menjawab menolak,” jelasnya, mengulangi ucapan isteri Jonru.

“Jadi Langsung Hakim tidak melanjutkan  karena Sebagai isteri dari terdakwa berhak menolaknya,” tambahnya.

Sidang dilanjutkan pada hari kamis dengan mendengarkan keterangan saksi ahli.

“Kita harapkan saksi ahli IT dulu yang di hadirkan Jaksa karena bukti yang di lampirkan bukti screen shoot, screen shoot itu harus pasal UU ITE jadi yang memeriksa harus oleh ahli,” tegas dadi.

“Kami rencana menghadirkan saksi ahli pidana, ahli bahasa, dan ahli agama. Ini upaya optimal Kami untuk membela Jonru,” pungkasnya.

(@d2)

Check Also

Nurhasan Inisiasi Konflik Pembebasan Lahan Pelabuhan Patimban Menjadi Prioritas Nasional

Subang, sketsindonews – Rombongan kunjungan kerja spesifik dari komisi V DPR RI, didampingi oleh kementerian perhubungan, kementerian PU, dirjen perhubungan laut, dan lainnya sampai di Pelabuhan Patimban, Subang, Jumat (22/9), kedatangan mereka disambut langsung oleh PLT Bupati Subang.

Tujuan kunjungan spesifik ini yaitu memastikan berjalannya segala perangkat dalam pembangunan pelabuhan Patimban. Pelabuhan ini diharapkan dapat memberi support pada pelabuhan Tanjung Priok.

Kunjungan ini diinisiasi oleh anggota DPR RI di dapil tersebut, yaitu Nurhasan Zaidi. Ia menyebutkan pembangunan ini berpotensi meningkatkan perekonomian jangka panjang masyarakat Subang.

“Jelas meningkatkan ekonomi, namun hal penting dan tujuan saya pribadi datang kesini yaitu untuk menyelesaikan konflik pembebasan lahan,” ujarnya.

Masyarakat mengeluhkan harga pembebasan lahan yang kurang layak. “Saya anak petani disini merasa harga yang diajukan sangat murah,” kata salah satu warga.

Nurhasan menyepakati dan menanggapi bahwa harga Rp. 300 ribu itu tidak pantas ditukar dengan lahan disini yang sangat subur.

“Kami sepakat dengan modernitas, namun masyarakat harus tetap jadi prioritas, insya Allah kami akan perjuangkan sekuat tenaga” tambah politisi PKS ini.

Hasil dari kunjungan ini akan dibawa pada pembahasan terakhir di DPR, sebagai keputusan final. “Kunjungan ini saya inisiasi dan semoga masyarakat melihat keseriusan kami yang ingin menyelesaikanya,” tambah Nurhasan.

“Kami mengubah jadwal yang sebelumnya ke Lombok menjadi ke Patimban karena kami sudah jadikan ini sebagai prioritas nasional,” tutup Nurhasan.

(Red)

Terkait

Watch Dragon ball super