Home / Berita / Kasus Terorisme, Pimpinan JAD, Zainal Anshori Di Vonis 7 Tahun Penjara

Kasus Terorisme, Pimpinan JAD, Zainal Anshori Di Vonis 7 Tahun Penjara

Jakarta, sketsindonews – Sidang kasus Terorisme dengan terdakwa Zainal Anshori dan Zainal Hasan di gelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/2) dengan agenda pembacaan putusan.

Pada persidangan sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jaya Siahaan, SH menuntut terdakwa Zainal Anshori 10 tahun penjara dan Zainal Hasan 7 tahun penjara.

Tuntutan tersebut diberikan dengan mengacu pada pasal 15 jo pasal 7 undang-undang RI Tahun nomor 16 tahin 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang nomor 1 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Sementara dalam amar putusan yang di bacakan Majelis Hakim Siti Jamzamah, S.H. dijelaskan bahwa terdakwa Zainal Anshori terbukti melakukan tindak pidana terorisme dengan menjatuhkan pidana selama 7 tahun penjara.

“Bahwa perbuatan terdakwa mengganggu keamanan Negara,” katanya.

Majelis menyebutkan bahwa Zainal Anshori yang merupakan jaringan teroris Jamaah Anshorut Daulah (JAD) dan merupakan otak dari aksi penyerangan pos polisi di Tuban, Jawa Timur pada April 2017 lalu, terlibat dalam penyelundupan senjata api dari Filipina Selatan.

Dalam putusannya, Anshori disebut menerima uang tunai 20 ribu dolar Amerika Serikat atau setara Rp 272 juta untuk mengumpulkan senapan dan pistol yang dibeli oleh Soeryadi Mas’ud, seorang militan JAD lainnya yang telah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.

Anshori yang juga disebut berusaha mendirikan sebuah kamp pelatihan jihad di kawasan Indonesia Timur, mengatakan kepada hakim bahwa dia gagal mengumpulkan senjata tersebut setelah dua orang pengikutnya berubah pikiran dan kembali ke Lamongan.

Atas putusan hakim tersebut, Anshori tidak mengajukan banding atau menerima vonis tersebut.

“Bahwa terdakwa menerima vonis tersebut dan tidak akan mengajukan banding,” ucap Kuasa Hukum Anshori, yakni Nurlam, S.H

Sebagai informasi, Anshori ditangkap pada April 2017 setelah memicu serangan terhadap polisi di Jawa Timur. Serangan tersebut gagal dan berakhir baku tembak yang menewaskan 6 teroris.Dan Anshori memimpin JAD sejak tahun 2015 setelah dua pendiri lainnya bergabung dengan ISIS di Suriah.

(@D2)

Check Also

Terdakwa Ijazah Palsu Dituntut 9 Tahun Denda 1 Miliar

Jakarta, sketsindonews – Kuasa hukum korban ijazah palsu yang diterbitkan Sekolah Tinggi Injili Arastamar atau …

Watch Dragon ball super