Back

Media Terpercaya

Kejaksaan Tangkap Terpidana TPPU

Jakarta, sketsindonews – Terpidana bandar sabu-sabu Rudi Arza bin Suharnak, akhirnya berhasil diringkus oleh Tim gabungab Intelijen Kejaksaan Agung dan Kejati Sumatra Barat, Jumat (21/02/20) sekitar pukul 16.40 Wib.

Rudi Arza merupakan buronan Kejati Jambi, dalam perkara narkotika dengan barang bukti sabu sabu sebanyak 1020,970 gram. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jambi Nomor : 786:/Pid/Sus/2018/PN.Jmb tanggal 19 maret 2019 dan dipidana penjara selama 10 tahun.

Selain itu Rudi Arza merupaka adalah terdakwa dalam perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kepala pusat penerangan hukum ( Kapuspenkum), Kejaksaan Agung, Hari Setiono menjelaskan peristiwa kaburnya Rudi Arza.

“Awalnya pada saat yang bersangkutan menjalani proses sidang di PN Jambi dalam perkara TPPU dengan nilai pencucian uang hasil kejahatan sebesar kurang lebih RP 715.juta terpidana/terdakwa melarikan diri pada tanggal 21 Januari 2020 setelah selesai menjalani proses persidangan, seusai pembacaan tuntutan,” terang Hari Setiono dalam keterangan tertulisnya.

Kemudian kata Hari, setelah dilakukan pemantauan melalui adhyaksa monitoring center (AMC) Kejaksaan Agung RI, ditengarai Rudi Arza tinggal di Jalan Tunggang Gang Pedati Ujung Kel. Pasar Ambacang Kecamatan Kuranji Kota Padang, Sumatera Barat

“Dan setelah Tim memperoleh kepastian keberadaannyan pria kelahiran 1973 silam berhasil ditangkap Tim Intelijen Kejagung dan Kejati Sumbar,” ulas dia.

Hari melanjutkan, dalam perkara TPPU, Rudi Arza telah divonis oleh PN Jambi secara in absensia dengan pidana penjara 6 tahun dan denda seberar Rp 2 miliar subsidair 6 bulan kurungan sesuai dengan putusan No : 816/pid.sus/2019/Pn Jbi tanggal 06 Februari 2020.

(Sofyan Hadi)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.