Home / Berita / Kejari Sijai Luncurkan Program Literasi Bersahaja

Kejari Sijai Luncurkan Program Literasi Bersahaja

Jakarta, sketsindonews – Program Literasi Bersahabat Jaksa alias Literasi Bersahaja, yang digagas Kejaksaan Negeri Sinjai Sulawesi Selatan dengan Forum TBM Sinjai, hari ini resmi diluncurkan.

Peluncuran program tersebut berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Sinjai, Jl. Jenderal Sudirman No1, Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (9/3/21).

Dalam sambutannya Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai, Ajie Prasetya menyampaikan pentingnya edukasi literasi kepada masyarakat baik itu mengenai pengetahuan hukum maupun pengetahuan lainnya.

“Kami akan berusaha untuk membebaskan masyarakat Sinjai dari buta aksara pengetahuan, teknologi melalui program literasi. Termasuk sosialisasi berbagai regulasi di daerah terpencil yang susah diakses dan mempunyai keterbatasan mengenai pengetahuan,” ucap Ajie.

Menurutnya program literasi bersahaja merupakan sebagai bentuk dukungan Kejaksaan Negeri Sinjai terhadap program pemerintah untuk meningkatkan minat membaca masyarakat.

“Literasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2017 merupakan kemampuan untuk memaknai informasi secara kritis sehingga setiap orang dapat mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas hidupnya. keberliterasian dalam konteks ini bukan hanya masalah bagaimana suatu bangsa bebas dari buta aksara, melainkan juga yang lebih penting, bagaimana masyarakat memiliki kecakapan hidup agar mampu bersaing dan bersanding dengan bangsa lain, dengan kata lain bangsa dengan budaya literasi tinggi menunjukkan kemampuan bangsa tersebut berkolaborasi, berpikir kritis, kreatif, komunikatif sehingga dapat memenangi persaingan global,” tutur dia.

Namun demikian ujar Ajie, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh UNESCO, Indonesia masih berada di tingkat literasi yang rendah yakni pada 0,001% dimana hanya satu dari 1000 orang masyarakat Indonesia yang membaca.

“Dengan adanya program literasi bersahaja, selain merupakan bentuk keseriusan dari Kejaksaan Negeri Sinjai untuk meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) dan memberikan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat umum, diharapkan juga mampu meningkatkan literasi maskarat Indonesia khususnya di Kabupaten Sinjai, mengingat Literasi terutama di bidang hukum merupakan faktor penting yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Forum TBM Sinjai, Mirfayani Mirsal menuturkan, masih ada masyarakat yang beranggapan bahwa hukum itu untuk kalangan-kalangan tertentu, sehingga menganggap perlunya sebuah edukasi literasi hukum bagi masyarakat.

“Bagaimana kita memberikan edukasi, serta mensosialisasikan hukum, karena seperti yang kita tahu masyarakat hari ini beranggapan bahwa hukum itu untuk kalangan-kalangan tertentu saja. Olehnya itu literasi bersahaja ini hadir untuk mengubah mindset tersebut sehingga hukum bisa diakses oleh siapapun,” ungkapnya.

Sekedar informasi diadakannya acara itu betujuan untuk sinergitas yang dibangun Kejaksaan Negeri Sinjai bersama Forum TBM Sinjai ini sebagai media literasi masyarakat agar sadar hukum.

Selain itu ia menambahkan, dengan adanya Literasi Bersahaja ini bisa menggaungkan literasi di Kabupaten Sinjai.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini masyarakat di pusat tahu bahwa Sulawesi Selatan tidak hanya sampai di Tanjung Bira atau di Toraja, namun Sinjai juga ada gema–gema literasi yang perlu diperhatikan,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah perwakilan OPD di Sinjai mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas PMD, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah kabupaten Sinjai serta Organisasi Kepemudaan seperti, MPC Pemuda Pancasila, Karang Taruna, dan HMI Cabang Sinjai.

(Sofyan Hadi)

Check Also

Ada Konten Membahayakan, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Tegur TikTok

Bangkalan, sketsindonews -Aksi tawuran sekelompok anak di bawah umur yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur …

Watch Dragon ball super