Home / Berita / Kejati Kepri sita Uang Korupsi IUP-OP Sebesar 7,5 Miliar

Kejati Kepri sita Uang Korupsi IUP-OP Sebesar 7,5 Miliar

Tanjungpinang, sketsindonews – Kejati Kepri menyita uang korupsi IUP-OP tambang baouksit dari PT. Gunung Sion Ferdi Yohanes sebanyak Rp7,5 Miliar, Demikian ditegaskan Kajati Kepri Hari Setiyono, Rabu (17/3/21) pagi.

Uang tunai itu, kata Hari, berasal dari seorang pengusaha PT Gunung Sion bernama Ferdy Yohannes, yang juga saksi dalam perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) Rp 31,8 miliar pada pemberian Izin usaha pertambangan operasi produksi (IUP OP) bauksit di wilayah Bintan, untuk tahun 2018-2019.

Hari menerangkan, dalam fakta sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang pada 17 Desember 2021 lalu, saksi Ferdy, terungkap diduga kuat terlibat menikmati uang dari hasil korupsi tambang bauksit tersebut sekitar Rp 10 miliar.

Tapi yang bersangkutan baru mengembalikan Rp 7,5 miliar itu. Duit Ferdy ini, sambung Hari, telah dititipkan ke kas negara melalui BRI Cabang Tanjungpinang, Kaca Puri, Tengku Umar, Kota Tanjungpinang.

“Sehingga kami, melakukan konferensi pers di Aula BRI Cabang Tanjungpinang ini. Uang saksi ini ada tujuh bal terdiri dari pecahan Rp50 ribu satu bal, dan pecahan Rp100 ribu sebanyak 6 bal,” tuturnya.

Hari menambahkan, total uang yang berhasil disita oleh penyidik atas persetujuan Pengadilan Negeri Tanjungpinang, dalam perkara ini berjumlah Rp 8.035.267.524.

Yakni dari saksi Ferdy, terdakwa Boby Satya Kifana sebesar Rp279.480.000, serta terdakwa Junaedi sebanyak Rp165.008.620. Untuk, uang tersangka itu dititipkan ke kas negara melalui Jaksa Penyidik Kejati Kepri.

“Dalam kasus ini, kami tetap mendalami keterlibatan saksi Ferdy Yohannes dan saksi-saksi lainnya,” Tutup Hari.

(Ian)

Check Also

Komandan Lantamal III Hadiri Sosialisasi Unclos 1982 di Jajaran Koarmada I Tahun 2021

Jakarta, sketsindonews – Komandan Lantamal III Brigjend TNI (Mar) Umar Farouq, S.A.P. menghadiri Sosialisasi Unclos …

Watch Dragon ball super