Home / Artikel / Kelurahan Kramat Langganan Kebakaran, Kini Belasan Rumah Ludes di Jalan Sedap Malam

Kelurahan Kramat Langganan Kebakaran, Kini Belasan Rumah Ludes di Jalan Sedap Malam

Jakarta, sketsindonews – Musibah kebakaran terus melanda warga Kelurahan Kramat hingga 7 kali terjadi musibah yang sama dalam kurun waktu 2017.

Kini, sebanyak 127 jiwa atau 27 KK, belasan rumah ludes di jalan Sedap Malam RW 01, Kramat, Senen, harus mengungsi akibat kebakaran yang menghanguskan tempat tinggal mereka pada pukul 12.30, Rabu (26/7) siang.

Kebakaran ini kok seperti langganan walau musibah tak bisa dipastikan tapi minimal Lurah setempat harus bisa mengontrol bahaya kebarakan yang kerap selalu melanda warganya, ujar Riyanto (45) warga Kramat.

Minimal edukasi serta pengawasan oleh pimpinan setempat harus dapat mendisiplinkan warganya untuk waspada bahaya kebakaran.

Sementara Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede pukul 18.00 langsung meninjau lokasi kebakaran yang terjadi untuk melihat kondisi langsung warga terkena musibah.

Rencananya, warga terdampak akan difasilitasi posko evakuasi pengungsian beserta dapur umum di salah satu Musala di jalan tersebut.

Sekretaris Kecamatan Senen Ishran mengatakan, Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat akan mengirimkan logistik untuk kebutuhan pengungsi. Jika diperlukan akan dibuat posko tambahan di jalan yang sama.

“Akan kami buatkan tenda dan dapur umum dan berkoordinasi dengan Sudin Sosial. Disediakan makanan untuk tiga hari sehari, lalu perlengkapan sekolah anak berupa baju, tas sepatu,” ungkap Ishran di lokasi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh sketsindonews.com kebakaran diduga akibat konsleting listrik di salah satu rumah warga. Adapun total kerugian ditaksir lebih dari Rp 100 juta.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja, salah seorang petugas damkar mengalami luka karena terkena pecahan kaca saat sedang memadamkan api.

“Sementara karena korsleting listrik. Untuk posko pengungsi di Musala, karena kebanyakan penghuni kos, jadi dilihat dari penduduk tetapnya cuma sedikit. Tapi kalau kapasitas tidak memungkinkan akan ditambah,” tandas Ishran.

reporter : nanorame

Check Also

Tukang Sapu Tuprok Jadi Anggota Dewan Kota, Siapa Dia…

Jakarta, sketsindonews – Garis hidup serta bagaimana mendapatkan pengakuan publik bukan perkara mudah, apalagi terkait …

Watch Dragon ball super