Home / Artikel / Kepala BPSDMP : Optimis Capai Target Daya Serap Anggaran 2017

Kepala BPSDMP : Optimis Capai Target Daya Serap Anggaran 2017

Jakarta, sketsindonews – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Wahju Satrio Utomo, dirinya optimis capaian target daya serap 2017.

Hal tersebut dikarenakan adanya beberapa proyek multiyears yang selesai pada tahun ini dan 54,01% dari kegiatan yang harus dilelangkan sudah kontrak. “Sampai saat ini daya serap Okita 4,99%, namun sebanyak 54.01% sudah kontrak, yaitu senilai 1,05 Triliun dari total 1,95 Triliun yang harus dilelangkan,” ujar Tommy, sapaan akrab Wahju.
Pada tahun anggaran 2017 ini Kementerian Perhubungan menganggarkan Rp. 4.347.865.168.000,- atau Rp 4,3 Triliun untuk BPSDMP.

Dimana dalam anggaran tersebut terdiri atas belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal dimana di dalamnya termasuk pembangunan Infrastruktur Kampus/Bangunan Pendidikan, pengadaan peralatan praktek, dan pengadaan peralatan pelatihan.

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menetapkan  target daya serap sebesar 90 persen dari total anggaran yang didapatkan tiap sub sektor kementerian perhubungan.

Tahun ini BPSDMP memiliki pagu kegiatan dikontrakkan sebesar Rp. 1.95 Trilyun dengan jumlah paket 843 kegiatan.

Dari sebanyak 843 kegiatan tersebut, telah dilelangkan sebanyak 294 kegiatan dengan pagu sebesar Rp. 1.508.795.298.000,- atau 77,26% dari total Pagu kegiatan dikontrakkan.

Dari kegiatan yang telah dilelang tersebut, 164 kegiatan sudah dalam status kontrak dengan pagu sebesar Rp. 1.054.778.902.000,- atau 54,01% dari total Pagu kegiatan dikontrakkan, dan kegiatan yang masih dalam persiapan pengadaan/lelang sebesar Rp 454.016.396.000,- atau 23,25% dari total Pagu kegiatan dikontrakkan, paparnya.

BPSDMP  pada tahun 2017 memiliki beberapa kegiatan strategis dengan nilai anggaran di atas Rp 10 miliar.

Kegiatan strategis tersebut, tambah Tommy merupakan upaya BPSDMP dalam meningkatkan kualitas diklat serta kualitas lulusan.

Beberapa kegiatan tersebut adalah pembangunan beberapa fasilitas kampus, seperti lanjutan pembangunan PIP Makassar dan ATKP Makassar di kampus terpadu Salodong Makassar, pembangunan kampus baru BP2TD Bali, lalu pembangunan ruang kelas dan asrama di BP2IP Malahayati Aceh dan BP3 Jayapura, serta penambahan kapasitas kelas di BP2IP Sorong.

Selanjutnya adalah pengadaan peralatan pelatihan, pada matra laut BPSDM Kemenhub melanjutkan pembangunan 6 kapal latih special pusrpose yang dianggarkan secara multiyears tahun 2015-2017.

Pengadaan kapal latih tersebut dipecah di dalam Pagu anggaran tiga sekolah yaitu STIP, PIP Makassar, dan Poltekpel Surabaya, pada tahun 2017 ini total Rp 176.067.897.000,- dianggarkan untuk pembagunan enam kapal latih yang rencananya selesai pada tahun  ini.

Selanjutnya pada sektor pendidikan matra udara, BPSDM Kemenhub juga melanjutkan pengadaan pesawat latih yang juga dianggarkan secara multiyear tahun 2015-2017 dalam pagu STPI curug.

Diantaranya pesawat tersebut  terdiri merupakan pesawat latih sayap tetap single engine dengan besar anggaran di tahun 2017 sebanyak Rp 357.885.435.000,- , pesawat latih sayap tetap multi engine dengan besar anggaran Rp 73.760.425.000,- , dan sayap putar multi engine (helicopter) dengan besar anggaran Rp 107.177.231.000,-

redaksi

Check Also

Anies Bebaskan PBB Bagi Pejuang

Jakarta, sketsindonews – Gubernur Anies Baswedan meluruskan informasi terkait pajak bumi bangunan (PBB) di bawah …

Watch Dragon ball super