Home / Berita / Kepala Pengadilan Siapkan Pengacara Gratis Untuk Masyarakat Kurang Mampu

Kepala Pengadilan Siapkan Pengacara Gratis Untuk Masyarakat Kurang Mampu

Jakarta, sketsindonews – Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Timur jalin kerjasama dengan tim advokad yang tergabung dalam pos bantuan hukum dan pihaknya telah menyediakan kantor khusus.

Dalam kesempatan itu, Nawawi Pomolongo, SH sebagai pimpinan yang didampingi oleh Wakil ketua, Tarto, SH serta sekretaris, panitera dan bagian umum turut menyerahkan sertifikat yang terakreditasi dari Kementerian Hukum dan Ham kepada mereka yang intens mendampingi masyarakat yang membutuhkan jasa bantuan hukum. Tak hanya itu, dia juga memaparkan terkait anggaran yang telah dikeluarkan untuk operasional dalam menangani perkara.

“Setiap pengadilan harus ada Posbakum dengan syarat-syarat sertifikasi dan terakreditasi A di Kemenkumham semua harus sesuai dengan standar pelayanan. Dan anggaran tidak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya,” jelas Nawawi, (26/1).

Tambahnya, dia akan mengarahkan anggota hakim untuk menginformasikan terkait kasus hukum kepada terdakwa karena dinilai keterbatasan ekononi perlu didampingi oleh kuasa hukum yang telah disediakan dikantor Posbakum.

“Saya minta advokad piket. Pembelaan hak asasi kepada rakyat miskin, Posbakum Pengadilan Negeri Jakarta Timur oleh karena itu menjadi atribut teman-teman itu juga, saya harap ada kerjasama yang baik,” imbuh Nawawi.

Sosok pengacara kondang pun tak luput diutarakan oleh Nawawi sebagai motivasi dibidang penegakan hukum yang memiliki dedikasi dengan harapan dapat menjadi contoh dan inspirasi dilingkungan pengadilan.

“Bambang Widjojanto dan Adnan Buyung, dia bekerja sesuai dedikasi mencari perkara yang miskin. Duduk di pisbakum untuk membantu orang-orang yang miskin,” harapnya.

Lebih jauh, Kepala pengadilan menjelaskan tentang fasilitas yang akan diberikan untuk pelayanan kantor hukum baik berupa kursi dan meja termasuk pendingin ruangan atau AC.

“Ketika kami bicara dengan anda kami belum bisa paket-paketnya berarti pada akhir Februari 2017 kita akan pakai. Saya akan minta pendingin ruangan untuk diperbaiki,” ujar Nawawi.

Berbeda dengan Tarto, Wakil kepala pengadilan lebih menyoroti tentang kebersihan dan memberikan larangan terkait asap rokok disekitar ruang sidang.

Dia pun mengharapkan kedepannya lebih disiplin tentang kehadiran,apabila dibutuhkan bisa dibagi dalam 2 shift. Dan anggota posbakum diminta mencatat buku pendaftaran.

“Saya mengajak tentang kebersihan, mari kita merokok keluar. Dan tidak ada buku registrasi atau papan piket. Ada yang harus kita benahi bersama dibagi shift pagi dan siang,” kata Tarto. (Dw)

Check Also

Anang Serukan Elit Cooling Down Saat Asian Games

Jakarta, sketsindonews – Asian Games yang bakal digelar pada 18 Agustus 2018 di Jakarta dan …

Watch Dragon ball super