Home / Artikel / Ketua Forum Dewan Kota DKI Minta Kinerja Dishub Dievaluasi Oleh Gubernur Anies

Ketua Forum Dewan Kota DKI Minta Kinerja Dishub Dievaluasi Oleh Gubernur Anies

Jakarta, sketsindonews – Insiden razia parkir liar dengan cara derek yang dilakukan Sudin Perhubungan Kota Jakarta Pusat menuai protes dari para aktivis akhirnya berbuntut panjang tadi pagi di jalan Paseban Raya Kecamatan Senen.

Pasalnya mobil Ketua DPP LAKRI (Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia) Ical ikut diderek saat dirinya bertamu tatap muka dengan Ketua Forum Dewan Kota DKI Jakarta Ferry Iswan dalam membicarakan agenda persoalan Jakarta.

ketua forum dewan kota DKI. doc

Ical menuding, petugas gabungan yang terdiri dari oknum polisi dan pomal ikut mengawal razia di zonasi yang dianggap bukan ranah hukum karena berada di jalan lingkungan, ujarnya. (18/12)

Saat saling ngotot dan dorong salah seorang petugas dishub bernama Weslin tak menunjukkan surat tugas dan tak meninggalkan surat berita acara saat menderek mobil miliknya.

Ia memperingatkan dan sudah banyak bicara dengan Ketua Forum Dewan Kota DKI Jakarta Ferry Iswan terkait isu korupsi di instansi Dishub DKI dan UPT Parkir yang selama ini tidak jelas.

ini menjadi refleksi akhir tahun kinerja aparat pemerintahan Anies-Sandi untuk segera menuntaskan pejabat DKI yang tidak “move on” terkait banyak masalah di dua SKPD ini.

Tambah Ical, “Kami akan layangkan surat protes termasuk ihwal mobil kami 1×24 jam untuk kembali apalagi sampai mobil kami tidak mendapat informasi jelas keberadaannya.

Ini kriminal karena dishub telah merampas hak kami, Dishub bergerak tanpa hukum dengan seenaknya melakukan razia derek dengan ugal – ugalan.

“Kok suruh buka kacamata ga mau, mulutnya pun terkesan mengunyah, itu artinya petugas dishub yang bernama Weslin arogansi karena petugas lapangan dengan gaya mentang – mentang,” terang Ical.

Sementara Ketua Forum Dewan Kota DKI Jakarta Ferry Iswan secara tegas mengatakan, kami minta Gubernur DKI Anies untuk mengevaluasi kinerja Kepala Dinas DKI Jakarta dan Kasudin Dishub Jakarta Pusat untuk diganti saja.

Mereka itu tak mengerti etika dan tata cara menjalankan razia mana yang harus memenuhi pelanggaran, mobil itu bukan parkir tapi tamu kebetulan depan rumah kami, umpatnya.

Kami akan lalukan aksi bersama para aktivis jika persoalan ini mereka tidak koperatif atau mobil kami tak kembali. Kami menduga derek itu ada denda artinya dishub saat razia seperti ngamen nunggu orang bayar hasil sitaan.

Apakah itu masuk Kasda jelas tidak, tanda terima sitaan mobil saja tidak dibuat berita acara jadi siapa yang bertanggung jawab jika pemilik mobil hilang atau rusak saat disita, kata Ferry.

reporter : nanorame

 

 

Check Also

Cimanuk Normal, Petani Indramayu Lega

Indramayu, sketsindonews – Petani di Kabupaten Indramayu boleh kembali lega, pasalnya Kementerian Pertanian lewat tim …

Watch Dragon ball super