Home / Berita / Copot Fahri Hamzah, Ketua JIN Sebut PKS Lakukan Tindakan Sembrono
Fahri Hamzah. (Sumber: Kompasiana)

Copot Fahri Hamzah, Ketua JIN Sebut PKS Lakukan Tindakan Sembrono

Jakarta, sketsindonews – Ketua Presidium Nasional Jaringan Islam Nusantara (JIN), Razikin Juraid menyayangkan sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang ingin mencopot Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Surat PKS tentang Pencopotan Fahri Hamzah tersebut, menurut Razikin merupakan cerminan kebencian personal Pimpinan PKS terhadap Fahri Hamzah.

“Mestinya PKS menghargai putusan pengadilan dan menunggu proses hukum selanjutnya, PKS jangan melakukan tindakan sembrono dan melawan hukum,” ujarnya melalui siaran pers, Rabu (13/12/17)

Razikin mengatakan bahwa pemecatan Fahri juga merupakan penghinaan terhadap rakyat yang memberikan suara kepada Fahri Hamzah. “Kita tahu Fahri Hamzah memperolah suara terbanyak di Dapilnya NTB, jadi jelas rakyat mempercayakan Fahri Hamzah untuk menjadi legal standingnya di Parlemen,” katanya.

Untuk itu, Razikin menyatakan akan mempertimbangkan mengambil langkah hukum untuk melaporkan Ketua Fraksi PKS ke MKD dan Polri karena telah menghina putusan pengadilan. “Dan kami juga akan menghadang PKS,” katanya.

Selain itu, Ia menambahkan. “saya juga meminta pimpinan DPR agar tidak memproses surat dari PKS tersebut, DPR harus menghormati putusan pengadilan.”

Karena, Ungkap Razikin bahwa Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memenangkan sebagian gugatan Fahri Hamzah terhadap DPP PKS dalam Nomor Perkara 214/Pdt.G/2016/PN JKT.SEL

Sebagai informasi, Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukamta mengatakan, fraksinya kembali menyampaikan usulan pencopotan Fahri Hamzah dari kursi Wakil Ketua DPR.

(*/Red)

Check Also

SBY WO Saat Deklarasi Kampanye Damai, Protes KPU Atribut Partai Dukungan

Jakarta, sketsindonews – Acara kampanye deklarasi pemilu damai yang di gelar KPU Nasional dalam rangka mendukung sukses penyelenggaraan pemilu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggalkan lapangan Monas saat acara dimulai.

“Nggak ada, jangan lebay lah,” kata Budi di Monas, Jakarta Pusat, ujar Budi Arie Ketua Projo.

Pokoknya itu tidak benar Budi nyarakan, tidak ada provokasi dari pihaknya. Dia memastikan relawannya hanya melakukan deklarasi damai.

deklarasi.kampanye.damai.thamrin.doc

“Nggak ada provokasi, ini kan kampanye damai,” sebutnya.

Sebelumnya, SBY WO karena merasa diperlakukan tidak adil. SBY WO bersama Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Edhie Baskoro Yudhoyono pergi di tengah acara.

 

Ada juga atribut partai pendukung pro-Jokowi yang diprotes SBY. Presiden RI ke-6 itu pun akan melayangkan protes resmi ke KPU.

“Ini dianggap ketidakadilan oleh Pak SBY,”

Karena merasa aturan tidak ditegakkan, SBY yang kebetulan bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan kemudian meninggalkan acara. SBY akan melaporkan hal tersebut ke Bawaslu.

“Ini dianggap ketidakadilan oleh Pak SBY,” jelasnya

Sementara itu, Sekjen Partai Demokrat Hinca merasa pihak KPU telah melanggar aturan yang dibuat oleh lembaga itu sendiri. Yakni terkait tak adanya atribut partai yang dibawa saat acara deklarasi digelar.

“Partai Demokrat protes keras, Pak SBY juga turun dari barisan karena melihat banyak sekali aturan main yang tak disepakati,” kata Hinca.

SBY pun kemudian menitipkan Partai Demokrat dan Kader yang masih di lokasi kepada Hinca untuk dihandle hingga acara selesai berlangsung. Namun pihaknya belum sempat ikut tanda tangan deklarasi.

“Iya beliau pun langsung titip ke saya selaku Sekjen,” katanya.

Pantauan di lokasi memang ada sejumlah bendera parpol di acara deklarasi tersebut. Padahal menurut PD acara ini harusnya bebas atribut dari partai politik.(nr)

Terkait

Watch Dragon ball super