Home / Berita / Koban Ijazah Palsu Berharap Hakim Gunakan Hati Nurani
Pendamping Korban Ijazah Palsu, Yus Selly. (Dok. sketsindonews.com)

Koban Ijazah Palsu Berharap Hakim Gunakan Hati Nurani

Jakarta, sketsindonews – Jaksa Penuntut Umum (JPU), Asnawi mengatakan akan menghadirkan 4 saksi dalam sidang lanjutan kasus Ijazah Palsu, yang kembali akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (04/4).

“Kita panggil 4 saksi, 2 orang dari Dikti, 1 orang dari Kopertis dan Ketua Pengurus YBSI yayasan yang menaungi STT Setia,” katanya sebelum persidangan.

Hal senada juga diutarakan oleh Pendamping Korban, Yus Selly yang mengatakan akan dihadirkan saksi dari Kemenristekdikti dan Kopertis.

Menurutnya dalam persidangan yang di pimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Antonius Simbolon ini akan diperjelas terkait Keputusan Menteri Agama RI. No. 180 Tahun 1997 terkait izin penyelenggaran prodi Teologia dan Pendidikan Agama Kristen (PAK).

“Apakah SK ini boleh di pergunakan untuk membuka prodi yang lain selain Teologi dan PAK,” ujarnya.

Seperti diketahui Sekolah Tinggi Teologia Injili Arastamar (STT Setia) yang memiliki izin penyelenggaran prodi Teologia dan PAK, telah mengeluarkan iIjazah Pendidikan Dasar Sekolah Dasar (PGSD). “Dari dikti akan menjelaksan PGSD itu domainnya Dikti bukan Kemenag,” ujarnya.

Yus juga berharap agar semua pihak yang terkait dalam kasus ini fokus pada persoalan sesungguhnya.

“Kita mengharapkan hakim, pengacara dan terdakwa fokus pada persoalan sesunguhnya, persoalan disinikan soal ijazah ilegal. Serta harapan kami agar Hakim menggunakan hati nuraninya, liat korban,” tandasnya.

(Eky)

Check Also

Jalan Depan Thamrin City Jadi Dua Arah, Pemuda Setempat Kehilangan Pencarian

Jakarta, sketsindonews – Petugas Dishub dan Pemda dari Kecamatan beserta aparat kepolisiaan sektor Tanah Abang …

Watch Dragon ball super