Home / Artikel / Kok Bisa Yah, Masjid Akbar Terlihat Megah Karena Tak Ada PKL

Kok Bisa Yah, Masjid Akbar Terlihat Megah Karena Tak Ada PKL

Jakarta, sketsindonews – Titik Torch Relay (lintasan api Asian Games) Asian 2018 di Kecamatan Masjid Akbar hingga siang dan malam hari (red.malam ini) begitu legang, nampak view Masjid Akbar terlihat begitu indah tidak lagi orang melintas terganggu. yang biasanya PKL dan parkir liar sisi kanan dan kiri penuhi jalan.

Beberapa PKL tetap ingin tetap berusaha berdagang sambil melihat petugas, boleh gak yah, padahal mereka telah jelas diberikan larangan buka tenda selama hingga waktu yang tak ditentukan.

Pantauan sketsindonews.com nampak petugas gabungan terus berjaga di lintasan sebelumnya wilayah tersebut kemaren (6/8) di benahi (ditata) di cat bahkan pendestrian di cuci sehingga menjadi lebih imdah.

Beberapa PKL tetap berusaha ingin berusaha berdagang sambil melihat petugas, boleh gak yah, padahal mereka telah jelas diberikan larangan buka tenda.

“Kok bisa yah”, salah satu warga berucap. Ternyata jalan ini menjadi legang selain penataan warna terlihat kalo kita lintas.

Begitu pula samping Polsek Kemayoran banyak PKL juga lenyap kembali kawasan jalan bisa maksimal bagi semua kendaraan lalu lalang, ucapnya.(6/8)

Kemaren – kemaren kita lintas jalan ini “aduh mas rempong”, apalagi lintas Kantor Polsek Kemayoran menuju Masjid Akbar Kemayoran mau ibadah susah karena hingar bingar kesemrawutan, tambahnya.

jalan.kawasan.bunderan.masjid.akbar

Andrew (45) penghuni apartemen dan Rumah Susun (Rusun), Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat tersenyum lebar karena empat jalur di kawasan bunderan Masjid Akbar, Kemayoran, Kebon Kosong plonk dari PKL.

“Kok Bisa Yah”, berulang tanyanya, sama terucap ini sejarah, Ucapny.  Atau karena Asian Ganes 2018 selama ini gak biasanya empat jalur clear dari PKL dan parkir liar sehingga kami keluar masuk warga apartemen dan rusun tidak lagi semrawut dan sulit.

“Jangan karena Asian Games usai perhelatan kembali PKL berpesta lagi, seperti sulitnya PKL H.Jiung di hilangkan menempati bandar jalan bahkan tutup jalan.”

Seharusnya PPKK (Pusat Komplek Kemayoran) juga punya komitmen yang sama untuk wilayah tertib dan tertata jangan lagi oknum PPKK alih – alih bermain untuk merusak tatanan yang sudah baik, termasuk oknum aparat, tandas Andrew.

Iapun meminta petugs gabungan Satpol PP Jakarta Pusat dalam menjalankan Perda Tibum nomor: 8 tahun 2007 dapat menjalankan tugasnya dengan tegas mrnjaga asset yang sudah bagus dalam penataan kawasan jalan publik.

“Jangan pilih kasih lah”. Kalau menegakan aturan. Jelas-jelas itu PKL dan parkir liar berada di bahu jalan dan trotoar masa cuma dijagain doang pake mobil entah petugas kemana,” katanya.

reporter : inong

Check Also

Calon Kuat Peganti Sandiaga, M Taufik Menguat Sebagai Wagub DKI

Jakarta, sketsindonews – Para Aktifis Jakarta telah menduga pertarungan di DPRD DKI peganti Wagub Sandiaga …

Watch Dragon ball super