Kolaboratif Peduli Makan Nasi Murah Untuk Warga Menteng

Jakarta, sketsindonews – Inspirasi Pengusaha Yusuf Hamka Nasi Murah tiga ribu rupiah menjadi viral saat kegiatan hasil berkolaborasi antara Paguyuban Kepala Sekolah DKI Jakarta dan pemerintah Kelurahan Menteng di serbu warga dalam waktu singkat.

Harga nasi murah warung pojok dengan sistem subsidi silang dari partisipasi warga hasil donasi justru dapat dinikmati warga sekitar.

Dimana dengan kesediaan lauk pauk serba ada ini kita biasanya bisa habis dengan nilai 20 ribu, tapi ini hanya harga 3.000 rupiah saja warga sudah bisa makan.

“Kepedulian atas warga sungguh sangat luar biasa, saat dirinya melihat sajian dan layanan kaum mampu melayani kaum tak mampu,” ujar Anggota Dewan Kota Jakarta Pusat Dadang Suherman, saat dirinya secara langsung menyaksikan respon masyarakat sangat tinggi di Kelurahan Menteng Kota Jakarta Pusat, Jumat (29/11/19).

Dadang mengatakan, dirinya selaku Anggota Dewan Kota akan terus mendorong di kisi – kisi lingkungan selain pula melaksanakan program sejenis dengan nama “Nastung” (Nasi Patungan).

“Istilah nastung kita pakai hal sama bagaimana masyarakat marginal bisa menikmati hasil dari kelompok kepedulian masyarakat melaksanakan keadilan sosial secara aplikatif dalam bentuk karya nyata,” tuturnya.

Nastung warung pojok yang nantinya dikembangkan dan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, bagaimana peran kolaborasi antara elemen dan pengusaha lingkungan turut andil menyikapi program nastung.

Nastung bisa kita harfiahkan nasi keberuntungan, nasi patungan antara yang mampu saling berbagi yang dikerjakan oleh warga, dari hasil warga untuk warga selain mengajarkan bagaimana sikap kita memiliki “science of crisis” melihat sisi ketidak mampuan masyarakat bisa tumbuh dan berkembang.

“Inisiasi ini akan kita bangun setelah Lurah Menteng Agus Sulaiman telah melaksanakan secara baik serta menyentuh nilai kisi masyarakat, termasuk kami secara pribadi untuk berbuat mengajak peran komunitas di seluruh Kelurahan Kecamatan Menteng untuk dapat dilaksanakan minimal seminggu sekali di hari Jum’at,” kata Dadang.

“Harapan Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara sudah jelas dimana program ini untuk diperluas menjadi realisasi  dilaksanakan secara baik, mengingat nilai manfaatnya banyak mengandung hikmah religius walau kita hanya berbagi nastung serta lauk pauk sederhana tapi memenuhi standarisasi 4 sehat 5 sempurna,” kata Dadang.

“Insya Allah semakin kita berbagi niscaya warga juga akan tersenyum selain kita mengajarkan manfaat kepada orang lain apa itu Peduli Antar Manusia ? Yakni dengan tidak melihat latar belakang sisi kehidupan warga mana atau asalnya dalam satu suguhan oleh masyarakat peduli,” tutupnya.

(Nanorame)