Home / Artikel / Komplain PKL Masjid Akbar Tutup Akses Klasik, Setiap Ramadhan PKL Akbar Tetap Primadona

Komplain PKL Masjid Akbar Tutup Akses Klasik, Setiap Ramadhan PKL Akbar Tetap Primadona

Jakarta, sketsindonews – Keberadaan PKL Kreatif Masjid Akbar (Bazar) yang selama ini masuk tahun 6 kembali di komplain warga bersama  perwakilan pengelola Masjid Akbar Kemayoran Jakarta.

Persoalan komplain selama ini sudah menjadi  “klasik” yakni berkutat pada  masalah akses masuk bagi para warga yang ingin ibadah di bulan suci Ramadhan menuju Masjid Akbar.

Dalam pantauan sketsindonews.com rapat yang di fasilitasi langsung Camat Kemayoran di lokasi Masjid Akbar hadir para perwakilan, inisiator Bazar Akbar serta ormas lokal dan pengurus perwakilan Masjid Akbar.

Camat Kemayoran Herry Purnama yang didampingi Lurah Kebon Kosong Syamsul Ma’arif membenarkan ini persoalan akses menuju Masjid Akbar yang selama ini terganggu oleh keberadaan para PKL Akbar, ujarnya. (16/5)

Untuk itu kita coba fasilitasi mengingat ini bulan Ramadhan sehingga warga perlu keselarasan kenyamanan saat beribadah di Masjid Raya Akbar ini.

Pertemuan antara pihak – pihak sudah ada pemahaman agar adanya space di lingkaran Masjid untuk steril dan tidak menganggu rumah ibadah, jelas Herry udai penuntasan antar pihak – pihak warga.

Pihaknya akan tegas bersama muspika apabila komplain tidak sepihak karena memang warga menginginkan hal ini,  jangan pula pihak PKKK selaku kawasan juga menginginkan hal yang sama,’ tandas Herry.

Sementara Andi inisiator Bazar Akbar menyatakan, hal ini sebenarnya sudah kami wanti dan larangan di sekita Masjid bagi oara PKL yang ada, namun kalo ada pelebaran serta menutup perlunya adanya sinkronisasi semua pihak.

Pihaknya (pengelola) sudah berusaha dalam menjalankan mekanisme sesuain aturan apa yang menjadi kesulitan warga dalam menciptakan rasa nyaman. Kalo menganggu diakuinya pasti menganggu tapi tidak ada masalah yang tidak selesai jika semua pihak mau menciptakan akses untuk tidak lagi menjadi polemik, tandas Andi.

Sementar Dhika (36) warga sekitar hal ini sengaja dimunculkan hanya persoalan yang itu – itu saja karena kita tahu hasil yang ada dari inisiatif kreatif PKL Akbar mencapai ratusan juta rupiah serta warga sekitar pula yang menikmati, ujarnya.

Kita gak tahu apakah ini hanya karena kue setoran atau apa hakekatnya Masjid Akbar setiap tahun warga lingkungan sudah tahu setiap tahun jelang ramadhan dan Idul Fitri PKL Masjid Akbar menjadi primadona, tutup Dhika.

reporter : inong

Check Also

Perda Dewa Tibum, Satpol PP Bisa Bikin Tertib Jakarta

Jakarta, sketsindonews – Perda No 8 Tahun 2007 Tentang Keteriban Umum DKI Jakarta merupaka perda …

Watch Dragon ball super