Home / Artikel / KPK Tangkap OTT Ketua Partai Politik

KPK Tangkap OTT Ketua Partai Politik

Jawa Timur, sketsindonews – KPK menangkap tangan Ketua Partai PPP Romahurmuziy alias Romi yang juga menjabat Dewan Penasehat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf.

TKN Jokowi – Mahruf hingga kini belum memberikan keterangan resmi di Posko pemenangan Cemara, Menteng Jakarta Pusat. (15/3)

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan penangkapan itu. “Betul ada giat KPK di Jatim,” kata Agus saat media menanyakan.

Agus tak menyebut pihak-pihak yang terjaring dalam operasi senyap itu. Dia hanya mengatakan saat ini pihak-pihak yang diamankan sedang diperiksa di Polda Jawa Timur.

“Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim,” kata Agus.

Sumber media  di lembaga penegak hukum mengatakan Romi ditangkap pukul 09.00 di Kanwil Kementerian Agama Sidoarjo..

Sementara Ketua DPP PPP Lena Maryana membantah penangkapan tersebut. 

“Enggak betul,” kata dia.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai keberadaan Romi di Sidoarjo dia juga tidak mengetahui. “Saya enggak tahu soal itu,” ujarnya.

Apa Kata Lulung Lunggana

Sementara H.Abraham Lulung Lunggana (HL) menyatakan, kasus OTT ini harus di tuntaskan, Romi pernah memecahkan belah PPP saat kepengurusan Djan Faridz dan Romahurmuziy dalam dukungan Pemilihan Gubernur DKI 2017, akhirnya PPP juga terbelah. 

“Siapa yang dukung Anies, siapa yang dukung Ahok. Romi sudah memecah belah PPP, kualat dia sama umat,” katanya.

Lulung juga meminta agar KPK menyelidiki dan mengusut kekayaan Romi yang selama ini, menurut Lulung, tidak wajar. 

“KPK harus berani mengusut dan menyita kekayaan Romi, karena kekayaannya melonjak, di kediamannya di Condet, dia beli banyak tanah itu. KPK harus selidiki juga dan sita kalau terbukti hasil korupsi,” katanya

Lulung mengatakan, sebagai Ketua Umum PPP seharusnya Romi sadar dan tak melakukan korupsi. 

“Ini orang enggak sadar-sadar, sudah banyak pelaku korupsi yang ditangkap, tapi enggak kapok. apalagi PPP kan partai Islam, rumah umat Islam, partai kakbah,” katanya.

Lulung sebelumnya pernah menjabat sebagai pengurus PPP, namun dipecat oleh Romi pada tahun 2016. Lulung yang ketika itu menjabat sebagai Wakil ketua DPRD pun akhir lepas dari jabatannya dan memilih pindah ke Partai Amanat Nasional (PAN).

Selain itu, Lulung mengatakan akan menggelar syukuran terkait penangkapan Romi ini. “Saya akan potong sapi, besok setelah sampai di Jakarta, saya sekarang di Medan,” katanya.

Ketika ditanya soal kemungkinan pindah kembali ke PPP, Lulung mengatakan belum berpikir untuk kembali. 

“Saya bukan kutu loncat, saya tidak akan pindah,” tandas HL.

nanorame

Check Also

Yuski Pasien Jantung, Memiliki JKN – KIS Tak di Bedakan

Jakarta, sketsindonews – Sosok pasien bernama Yuski Putra baru saja menjalani perawatan di Rumah Sakit …

Watch Dragon ball super