Home / Artikel / Lanjutan Sidang Jonru’ Jaksa Hadirkan Saksi Ahli Hukum Dan Ahli Digital Forensik

Lanjutan Sidang Jonru’ Jaksa Hadirkan Saksi Ahli Hukum Dan Ahli Digital Forensik

Jakarta, Sketsindonews. – Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali meggelar sidang perkara Jonru Ginting, sebagai terdakwa atas tuduhan kasus ujaran kebencian yang dibuatnya melalui Sosial Media facebook.

Agenda persidangan yang digelar pada Kamis, (1/2) kemarin. Dengan mendengarkan keterangan saksi ahli Hukum, Dosen Universitas Trisakti, Dr. Efendy Saragih, dan saksi ahli dari ITE, Saji Purwanto Ahli Digital Forensik polda metro jaya .

Sidang perkara yang diketuai oleh Majelis Hakim Antonius.SH. serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Muuchlis.SH.MH.,Handri.SH., Asnawi.SH.MM.

sidang jonru lanjutan. doc

Dalam perjalannya persidangan. dipengadilan pihak saksi menjelaskan melalui pertama saksi Ahli Hukum, sejak awal durasi dimintainya keterangan oleh Majelis Hakim.

Spontan terlontar pengajuan keberatan dari Penasehat Hukum Terdakwa, Dudju Purwanto. Menurutnya, saksi Ahli yang dihadirkan oleh JPU, tidak sesuai dengan Kasus perkara kliennya. Saksi ahli yang dihadirkan bukanlah saksi ahli Hukum Pidana. Melainkan saksi ahLi Hukum Perdata.

Menyikapi keberatan dari Penasehat Hukum Terdakwa, Majelis tetap meminta saksi untuk melanjutkan memberikan keterangannya hingga selesai.

Terlihat tanpa adanya sanggahan dari pengajuan keberatan dari Penasehat Hukum Terdakwa.

Kedua melalui saksi Ahli ITE, Saji Purwanto. Sebelumnya saat saksi mendengarkan dua pertanyaan dari Penasehat Hukum Terdakwa, mengenai

Bagaimana membuktikan kebenaran kalau akun facebook itu benar milik Jonru ?

Bagaimana hukumnya, kalau hanya dengan bukti Screenshot ?

Menyikapai pertanyaan Penasehat Hukum. Majelis Hakim menyanggah, kalau pertanyaan Penasehat Hukum sangat tidak sesuai.

“Saksi yang ada didepan kita sekarang ini, merupakan saksi dari ITE. Jadi saksi ini hanya memahami Digital Forensik, bukan bidang hukum. Jadi pertanyaan Penasehat Hukum itu tidak sesuai”, tantang Majelis.

Menjawab sanggahan Majelis Hakum seperti itu Abdullah yang juga merupakan salah satu, Penasehat Hukum Tim Jabar dari Terdakwa. Mencetuskan. penolakan atas kliennya yang dianggap telah melanggar Undang-undang. “bagaimana kita bersidang, kalau barang buktinya saja tidak sah” katanya.

Majelis Hakim serta JPU menilai, Pertanyaan Penasehat Hukum sudah jauh lari dari pertanyaan Undang-undang kebencian. Karena dinilai sudah cukup keterangan dari saksi – saksi. Maka sidang perkara atas Terdakwa Jonru Ginting pada hari ini cukup. Sidang ditunda dan akan dilanjutkan kembali diwaktu berikutnya.

reporter : erfan pratama.

Check Also

Kembali Penjual Hewan Qurban Musiman Kuasai Trotoar Mas Mansyur

Jakarta, sketsindonews – Kembali penjual kambing musiman kuasai trotoar jalan KH. mas Mansyur padahal pemerintah …

Watch Dragon ball super