Home / Artikel / Lansia Diingatkan Antisipasi Bahaya Penggunaan Obat

Lansia Diingatkan Antisipasi Bahaya Penggunaan Obat

Jakarta, sketsindonews – Dosen dan mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, memberikan penyuluhan kepada para orang tua lanjut usia di Yayasan Pondok Kasih Persaudaraan Warakas, Jakarta Utara.

Kepada para lansia, ketua pelaksana kegiatan penyuluhan, Dr. Diana Laila Ramatillah, M. Farm, Apt, PhD Clinical Pharmacy, mengingatkan para lansia ini selalu memperhatian setiap penggunaan obat. Sebab penggunaan obat secara tidak tepat bisa membahayakan hingga resiko kematian.

“Para lansia ini harus selalu memperhatikan setiap obat yang ingin dikonsumi. Tandanya sebetulnya gampang, kalau di kemasannya atau tutup obatnya ada tanda lingkar berwarna hijau dengan garis tepi hitam, itu obat bebas dan tidak berbahaya. Kalau obat diberi tanda lingkaran biru dengan garis tepi hitam, itu termasuk obat keras bebas terbatas. Pemakaiannya harus ada resep dokter atau arahan apoteker. Nah yang paling berbahaya itu kalau obat ada tanda huruf K dalam lingkaran merah dengan garis tepi warna hitum. Itu obat keras dan jangan asal dipake. Harus ada resep dokter dan saat beli di apotik, dengarkan baik-baik penjelasan apoteker,” ujar Ramatillah saat memberi pengarahkan kepada para lansia di Warakas Tanjung Priok.

Selain pengarahan dosen, pada sesi tanya jawab, mahasiswi farmasi, Venidora Kau Suni, menjelaskan metode Dagusibu sebagai cara paling tepat untuk mendapatkan obat, mengkonsumsi, menyimpan, dan membuang obat dengan benar.

“Dagusibu itu singkatan dari dapatkan, gunakan, simpan, dan buang. Ini metode yang direkomendasikan oleh Ikatan Apoteker Indonesia atau IAI, sebagai arahan bagi masyarakat bagaimana cara mendapatkan obat yang benar, menggunakannya, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Ada caranya, tidak asal, karena bisa membahayakan, ” ujar Veni yang saat ini sedang menyelesaikan studi profesi apoteker ini.

Para lansia yang mendapatkan pengarahan dan informasi dari para dosen dan mahasiswa apoteker ini mengaku sangat senang karena semakin memahami cara mendapatkan dan mengkonsumsi obat yang benar. Sebab selama ini penggunaan obat dikalangan masyarakat masih banyak yang salah.

(Eky)

Check Also

Jokowi Singgung Aktivis 98 Layak Jadi Menteri

Jakarta, sketsindonews – Saat pertemuan halal bihalal bersama Aktivis 98 Presiden Joko Widodo sempat menyinggung jatah menteri …

Watch Dragon ball super