Home / Artikel / Lintas Ormas dan Agama DKI Jakarta, Masyarakat Harus Bersatu Hadapi Aksi Terorisme

Lintas Ormas dan Agama DKI Jakarta, Masyarakat Harus Bersatu Hadapi Aksi Terorisme

Jakarta sketsindonews – Acara silaturahim dan diskusi oleh unsur organisasi kemasyarakatan melakukan deklarasi bersama antar komponen masyarakat dimana sikap itu menunjukan keprihatinan atas apa yang di lakukakan para pelaku terorisme langsung di bacakan oleh para serta yang hadir yang di selenggatakan oleh Kesbangpol DKI Jakarta di Hotel Central Jakarta.

Penanda tangananpun di saksikan oleh para perwakilan organisasi masyarakat, tokoh lintas agama, ormas di DKI Jakar7ta yang di saksikan Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono, Ketua FKUB DKI KH Achmas Mufid, AKBP Anjar Gunadi Wadir Binmas Polda Metro Jaya dan Kanwil Kemenag M Taufik

lintas ormas.agama.kesbangpol.dki.doc

Menurut Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta KH. Achmad Mufid menyatakan, sikap ini merupakan perlu yang harus dan wajib kami lakukan oleh segenap para tokoh lintas agama akibat situasi dan kondisi bangsa.

Apalagi Jakarta sebagai Ibukota negara dimana kondisi menghadapi bulan puasa Ramadhan bahkan Jakarta di bulan Agustus seiring menjadi tuan rumah Asian Games 2018 ini perlunya rasa nyaman oleh dukungan warga sipil, tukasnya.

Aparat dalam kasus pengawasan dari aksi teror pengemboman oleh para teroris karena tidak seimbangnya personil polri, siapa lagi kalo bukan masyarakat dan tokoh agama dari kegiatan intoleransi dari sebuah jaringan Internasional.

Secara bersamaan Kabid Ketahanan Seni Budaya, Agama dan Kemasyarakatan Kesbangpol DKI Jakarta Drs. Taufan Bakri Msi menegaskan, kegiatan silaturahim ini di laksabakan secara mendadak dengan berkumpulnya seluruh ormas dan lintas agama dalam menyikapi situasi dan kondisi bangsa, ujarnya.(14/5)

Sedini mungkin ini kita lakukan dalam antisipasinha jangan lagi ada korban dari teror bom seperti yang ada di Surabaya membuat sungguh prihatin atas insiden dan para korban meninggal dari sebuah tindakan intoleransi.

Jakarta harus bisa melawan dan berani dari seluruh ormas dan warga lintas agama bukan hanya bersatu melainkan juga untuk antisipasi ruang sempit bagi pelaku teror bom dalam membiat iklim yang tidak kondusif di lingkungan masyarakat.

Jakarta heterogenitas menjadi satu kekuatan dalam membangun Jakarta karena modal perbedaan yang ada, justru Jakarta lebih dinamis dalam menyikapi kelompok dalam sebuah doktrinisasi yang tidak sesuai dengan dasar negara dan pancasila, tandas Taufan.

reporter : nanorame

Check Also

Anggota Dewan Kota Bukan Ngomong Infrastruktur Tapi Bagaimana Mendorong Kesejahteraan Warganya

Jakarta, sketsindonews – Calon Dewan Kota di seluruh wilayah DKI akan mengikuti seleksi tingkat Kota, …

Watch Dragon ball super