Home / Berita / Luhut: Kunci Sukses Itu Adalah Skill dan Team Work

Luhut: Kunci Sukses Itu Adalah Skill dan Team Work

Jakarta, sketsindonews – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menghadiri acara makan malam bersama dengan peserta Kader Bangsa Fellowship Program (KBFP) Angkatan VI, didampingi oleh Founder KBFP Dimas Oky Nugroho, Rabu malam (3/8).

Pada kesempatan yang berlangsung penuh dengan suasana keakraban itu, Menko Luhut menitipkan banyak petuah bagi 50 pemimpin muda dari seluruh Indonesia. Ia mengatakan bahwa kunci kesuksesan itu adalah skill dan team work yang ditopang oleh leadership yang baik.

Mantan Menkopolhukam itu mencontohkan langsung leadership Presiden Jokowi yang sukses membangun team work yang baik di pemerintahan sehingga kestabilan dan pertumbuhan ekonomi tercapai.

Sebagai seorang yang dibesarkan di dunia militer, kata Luhut, dirinya sangat menekankan adanya skill dan teamwork, terutama bagi pemuda yang ingin mencapai kesuksesan dalam segala urusan.

“Saya melihat, team work dan skill sangat penting. Itu yang saya bawa di perjalanan hidup saya sebagai prajurit, sebagai Dubes, lalu sebagai menteri, juga saat sebagai pengusaha juga sama. Semua jabatan yang saya lalui tetap saja, kuncinya di skill dan teamwork,” kata Luhut.

Lebih jauh, Luhut memaparkan tentang kondisi perekonomian Indonesia terkini. Luhut mengatakan ekonomi Indonesia saat ini di segala sektor dalam kondisi yang baik dengan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Terbukti lewat harga pangan yang stabil selama musim lebaran, arus mudik yang lancar, proyek infrastruktur, kartu sehat, dana desa, semuanya tengah berjalan on the track.

“Ini semua terwujud karena adanya skill dan team work yang mulai terbangun, serta leadership Presiden Jokowi. Presiden memberikan contoh kepada pembantunya. Proses pengambilan keputusan dilakukan dengan transparan, ini teladan kepemimpinan,” ujarnya.

Selain ini, Presiden Jokowi juga menginginkan perubahan paradigma pembangunan. Selama ini pembangunan terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Sumatera, karena merupakan pusat ekonomi Indonesia. Selama ini persoalan ekonomi yang dihadapi oleh setiap pemerintahan adalah ketimpangan desa dan kota, yang gap nya masih sangat tinggi. Maka dari itu, lanjut Luhut, Presiden menginstruksikan agar pembangunan dilakukan merata agar terjadi sebaran pertumbuhan ekonomi.

“Kalau kita mau egois, bisa saja kita fokus pada dua saja (Sumatera dan Jawa), tapi nanti daerah lain akan makin tambah miskin. Makanya kita genjot investasi, pembangunan di Kalimantan, Sulawesi dan Papua. 2-3 tahun lagi akan terlihat perubahan yang signifikan,” tutup Luhut.

(Red)

Check Also

SBY WO Saat Deklarasi Kampanye Damai, Protes KPU Atribut Partai Dukungan

Jakarta, sketsindonews – Acara kampanye deklarasi pemilu damai yang di gelar KPU Nasional dalam rangka mendukung sukses penyelenggaraan pemilu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggalkan lapangan Monas saat acara dimulai.

“Nggak ada, jangan lebay lah,” kata Budi di Monas, Jakarta Pusat, ujar Budi Arie Ketua Projo.

Pokoknya itu tidak benar Budi nyarakan, tidak ada provokasi dari pihaknya. Dia memastikan relawannya hanya melakukan deklarasi damai.

deklarasi.kampanye.damai.thamrin.doc

“Nggak ada provokasi, ini kan kampanye damai,” sebutnya.

Sebelumnya, SBY WO karena merasa diperlakukan tidak adil. SBY WO bersama Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Edhie Baskoro Yudhoyono pergi di tengah acara.

 

Ada juga atribut partai pendukung pro-Jokowi yang diprotes SBY. Presiden RI ke-6 itu pun akan melayangkan protes resmi ke KPU.

“Ini dianggap ketidakadilan oleh Pak SBY,”

Karena merasa aturan tidak ditegakkan, SBY yang kebetulan bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan kemudian meninggalkan acara. SBY akan melaporkan hal tersebut ke Bawaslu.

“Ini dianggap ketidakadilan oleh Pak SBY,” jelasnya

Sementara itu, Sekjen Partai Demokrat Hinca merasa pihak KPU telah melanggar aturan yang dibuat oleh lembaga itu sendiri. Yakni terkait tak adanya atribut partai yang dibawa saat acara deklarasi digelar.

“Partai Demokrat protes keras, Pak SBY juga turun dari barisan karena melihat banyak sekali aturan main yang tak disepakati,” kata Hinca.

SBY pun kemudian menitipkan Partai Demokrat dan Kader yang masih di lokasi kepada Hinca untuk dihandle hingga acara selesai berlangsung. Namun pihaknya belum sempat ikut tanda tangan deklarasi.

“Iya beliau pun langsung titip ke saya selaku Sekjen,” katanya.

Pantauan di lokasi memang ada sejumlah bendera parpol di acara deklarasi tersebut. Padahal menurut PD acara ini harusnya bebas atribut dari partai politik.(nr)

Terkait

Watch Dragon ball super